UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

KADAR PLACENTAL GROWTH FACTOR (PlGF) YANG TINGGI MERUPAKAN PETANDA PROGNOSTIK KEJADIAN KARDIOVASKULAR DALAM 6 BULAN PADA PENDERITA SINDROMA KORONER AKUT

Anak Agung Sagung Mas Meiswaryasti Putra, dr. A A Sg Mas Meiswaryasti Putra (2015) KADAR PLACENTAL GROWTH FACTOR (PlGF) YANG TINGGI MERUPAKAN PETANDA PROGNOSTIK KEJADIAN KARDIOVASKULAR DALAM 6 BULAN PADA PENDERITA SINDROMA KORONER AKUT. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
f2352de11de27b74efc902502dd198d3.pdf - Published Version

Download (398kB)
[img] Archive (BAB I)
5737ef7a06a4a8be081448cc062b3321.pdf - Published Version

Download (196kB)
[img] Archive (BAB II)
780e286512095f6e9a0aaeac430f8c41.pdf - Published Version

Download (889kB)

Abstract

KADAR PLACENTAL GROWTH FACTOR (PlGF) YANG TINGGI MERUPAKAN PETANDA PROGNOSTIK KEJADIAN KARDIOVASKULAR DALAM 6 BULAN PADA PENDERITA SINDROMA KORONER AKUT Sindrom koroner akut (SKA) merupakan keadaan yang mengancam nyawa dan penyebab tertinggi morbiditas dan mortalitas di dunia meskipun sudah dengan pemberian terapi tahap lanjut. Kebanyakan kasus iskemia miokard disebabkan oleh proses aterosklerosis yang dipercaya merupakan suatu keadaan inflamasi kronik. Inflamasi dianggap terlibat dalam pembentukan plak aterosklerosis, penipisan fibrous cap yang menyebabkan ruptur plak, dan pembentukan bekuan darah baik pada keadaan subklinis maupun kejadian koroner dengan gejala. Beberapa faktor resiko dianggap mempercepat progresi aterosklerosis, yaitu hipertensi, diabetes mellitus, obesitas, hiperkolesterolemia, dan merokok.. Salah satu penanda inflamasi yang dianggap berkaitan dengan kejadian SKA adalah. Placental Growth Factor (PlGF) dan potensial untuk menjadi suatu penanda independen terhadap disrupsi plak, iskemia, dan trombosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar PlGF yang tinggi sebagai prediktor kejadian kardiovaskular dalam 6 bulan pada penderita Sindroma Koroner Akut. Penelitian ini adalah studi kohort prospektif, mulai saat penderita masuk RS, setelah keluar RS sampai timbul KKV atau sampai pengamatan 6 bulan / 180 hari. Subyekpenelitian adalah semua penderita SKA yang di rawat di Unit Perawatan Intensif Jantung RSUP Sanglah Denpasar yang dipilih secara konsekutif, terdiri dari 60 penderita SKA, yaitu : 9 orang (15%) APTS, 11 orang NSTEMI (18,3%), dan 40 orang STEMI (66,7%). Dalam pengamatan selama 6 bulan didapatkan sebanyak 14(23,3%) penderita yang mengalami KKV, yang terdiri dari 10 (71,4%) penderita dengan Kematian vaskuler, 3 (21,4%) penderita dengan IMA dan 1(7,1%) penderita dengan Recurrent Cardiac Ischemia. Pada Kurve survival Kapplan-Meier tampak kelompok dengan kadar PlGF tinggi ( > 12,7 pq/ml)menunjukkan cumulative survival lebih rendah dibandingkan dengan kelompok dengan kadar PlGF rendah. Cox Proportional Hazards Regression;kadar PlGF tinggi (HR 3,6 ; 95% CI 1,075-12,338; p= 0,038) terbukti memberi risiko KKV pada SKA. Dari hasil penelitian ini dapat dibuat kesimpulan bahwa Kadar PlGF yang tinggi merupakan petanda prognostik kejadian kardiovaskular (KKV) pada pasien dengan Sindroma Koroner Akut . Kata kunci: SKA, PJK, penanda inflamasi, PlGF, VEGF, aterosklerosis, ruptur plak aterosklerosis, kejadian kardiovaskular.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: SKA, PJK, penanda inflamasi, PlGF, VEGF, aterosklerosis, ruptur plak aterosklerosis, kejadian kardiovaskular.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/10469

Actions (login required)

View Item View Item