UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Mantra Tulembang dan Tupakbiring dalam Kehidupan Suku Makassar.

Muhammad Syafri Badaruddin, Muhammad Syafri Badaruddin (2015) Mantra Tulembang dan Tupakbiring dalam Kehidupan Suku Makassar. Doctoral thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
ca9a84bc29acb2d86ba2d843997b7d77.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Archive (BAB I)
432998357309fca53ec35640ae8864e4.pdf - Published Version

Download (271kB)
[img] Archive (BAB II)
162ab1a8a1288dac14d8e1c13b94115a.pdf - Published Version

Download (792kB)

Abstract

Mantra adalah bentuk kesusastraan yang paling tua di Indonesia sebagai aspek kebudayaan lama yang masih bertahan sampai sekarang, bahkan masih digunakan oleh masyarakat tradisional. Masyarakat tradisional Makassar menggunakan mantra sesuai dengan tujuannya. Mantra menanam padi atau mantra bercocok tanam disebut mantra Tulembang, sedangkan mantra melaut atau menangkap ikan disebut mantra Tupakbiring. Mantra berupa ucapan atau perkataan yang dapat mendatangkan kekuatan gaib. Kekuatan tersebut bertujuan untuk memberikan kekuatan bagi manusia dalam menjalankan berbagai kegiatan. Wujudnya berupa puji-pujian terhadap sesuatu yang gaib atau pun sesuatu yang dianggap harus dikeramatkan, seperti: dewa-dewa, roh-roh, binatang-binatang ataupun Tuhan, biasanya diucapkan oleh sanro/dukun dan pinati/pawang. Berkaitan dengan judul penelitian ini, maka dirumuskan empat masalah penelitian, sebagai berikut: (1) bagaimanakah struktur teks mantra Tulembang dan Tupakbiring; (2) bagaimanakah fungsi dan variasi teks mantra Tulembang dan Tupakbiring; (3) Bagaimanakah makna teks mantra Tulembang dan Tupakbiring; dan (4) bagaimanakah strategi pewarisan teks mantra Tulembang dan Tupakbiring. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui struktur teks mantra Tulembang dan Tupakbiring; (2) untuk mengetahui fungsi teks mantra Tulembang dan Tupakbiring; (3) untuk mengetahui makna teks mantra Tulembang dan Tupakbiring; dan (4) untuk mengetahui strategi pewarisan dalam mantra Tulembang dan Tupakbiring. Metode penelitian menggunakan analisis semiotika, yang mengedepankan kualitatif interpretatif sehingga memberikan kesimpulan yang komprehensif mengenai hasil penafsiran dan pemahaman yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks mantra Tulembang dan Tupakbiring pada umumnya menggunakan Basmallah dan Assalamualaikum sebagai pembuka. Batang tubuh memuat permohonan kepada Sang Pencipta, dan penutup menggunakan puji-pujian kepada Allah dan Nabi Muhammad. Penggunaan bahasa lebih menonjol metaforis (analogis) dengan sentuhan mitologi dan religi. Wacana naratif lebih didominasi oleh wacana sugestif. Bentuk wacana lebih banyak terlihat sebagai monolog dan dialog. Mantra cenderung lebih bebas dalam hal suku kata, baris, ataupun persajakan. Karakteristik kesatuan teks mantra Tulembang lebih didominasi oleh rima tidak sempurna dan rima alterasi. Hal ini tampak pada fungsi teks mantra, melalui fungsi teologi, religius, sosial, dan budaya ditemukan sebagai sarana interaksi komunikasi dengan sang Maha Pencipta dan penghargaan kepada manusia. Teks mantra ditemukan kandungan makna: pengakuan, pengharapan, kebersihan (kesucian) diri dan hati, ketenangan, dan kepuasan batiniah. Strategi pewarisan bersifat vertikal dan horisontal.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: struktur teks, fungsi teks, makna teks, strategi pewarisan, mantra
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/10473

Actions (login required)

View Item View Item