UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

SEROPREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO BRUCELLOSIS PADA SAPI DI KABUPATEN PINRANG DAN ENREKANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN

Ni Kadek Astari, Ni Kadek Astari (2016) SEROPREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO BRUCELLOSIS PADA SAPI DI KABUPATEN PINRANG DAN ENREKANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
b0c79d908d684397b42a787e68e0677e.pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Archive (BAB I)
f53818278d7f2b3286ba5de2aec94bad.pdf - Published Version

Download (100kB)
[img] Archive (BAB II)
0c24b0fcbeb1b7d9e6f38c5524e8e45f.pdf - Published Version

Download (109kB)

Abstract

ABSTRAK SEROPREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO BRUCELLOSIS PADA SAPI DI KABUPATEN PINRANG DAN ENREKANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa seroprevalensi dan faktor risiko Brucellosis pada ternak sapi di Kabupaten Pinrang dan Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data hasil pengisian kuesioner selanjutnya dianalisis dengan uji chi square untuk dilanjutkan dengan analisis odds ratio. Pengambilan sampel darah dilakukan dengan menggunakan alat pengambilan sampel darah berupa vacutainer tube beserta needle dan holder. Selanjutnya serum dipisahkan dari clotnya menggunakan centrifuge tube sehingga diperoleh sampel berupa serum yang siap untuk diuji. Pengujian menggunakan Kit ELISA yang telah disiapkan dan hasil ujinya dibaca menggunakan ELISA reader. Hasil uji kemudian dianalisa untuk mendapatkan seroepidemiologi terhadap Brucellosis di Kabupaten Pinrang dan Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Seroprevalensi terhadap brucellosis pada sapi di Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 6,43 %, sedangkan seroprevalensi terhadap brucellosis pada sapi di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 50 %. Faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian Brucellosis di Kabupaten Enrekang dan Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan adalah umur sapi, kepadatan populasi dan riwayat keguguran. Khusus di Kabupaten Enrekang, faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian Brucellosis adalah riwayat keguguran, kepadatan populasi, lalu lintas ternak dan cara pemeliharaan. Sedangkan khusus untuk di Kabupaten Pinrang, faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian Brucellosis adalah umur sapi dan riwayat keguguran. Perlunya penelitian lebih lanjut terhadap pemetaan seroprevalensi brucellosis dan faktor-faktor risiko di kabupaten/kota lainnya di Provinsi Sulawesi Selatan sehingga dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam meningkatkan efektifitas kegiatan surveilans pada program penanggulangan penyakit hewan, khususnya brucellosis di Provinsi Sulawesi Selatan. Kata kunci : brucellosis, seroprevalensi, faktor risiko, Enrekang, Pinrang, Sulawesi Selatan

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : brucellosis, seroprevalensi, faktor risiko, Enrekang, Pinrang, Sulawesi Selatan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/10980

Actions (login required)

View Item View Item