UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG BALI TAHUN 2015

Kaviraj Mohan, Kaviraj Mohan (2016) SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG BALI TAHUN 2015. Diploma thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
f613c9e69259250f13b279264045e26a.pdf - Published Version

Download (232kB)
[img] Archive (BAB I)
b97d2c52f7ddac92b4f6c626b09d72f7.pdf - Published Version

Download (232kB)
[img] Archive (BAB II)
422cb5ae62a2a57925daa5c803e1303c.pdf - Published Version

Download (232kB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kasus rabies pada manusia di seluruh dunia dilaporkan lebih dari 55.000 kasus setiap tahun. Bali dilaporkan tertular rabies sejak Desember 2008. Pemerintah Bali telah melakukan langkah-langkah dalam menanggulangi penyebaran penyakit rabies. 1-4 Seluruh kabupaten di Bali dinyatakan terdapat penyebaran penyakit rabies, salah satunya di Kabupaten Klungkung. Berdasarkan data Program Pencegahan Rabies Puskesmas Banjarangkan II, terdapat 454 kasus gigitan pada tahun 2011 dan 459 kasus gigitan baru tahun 2014. Sedangkan dari bulan Januari hingga Agustus 2015 telah terdapat 183 kasus gigitan baru dengan satu mortalitas dari, Dusun Takmung Kangin, Desa Takmung pada bulan Juni 2015 di wilayah kerja Puskesmas Banjarangkan II. Metode penelitian: Penelitian penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran karakteristik masyarakat, yaitu umur, pendidikan, pendapatan, pengetahuan, dan sikap terhadap partisipasinya dalam program pencegahan penyakit rabies di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan tahun 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, yaitu peneliti melakukan pengukuran variabel pada satu saat. Penelitian ini dilakukan di Desa Takmung yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Banjarangkan II, Kecamatan Banjarangkan. Pemilihan Desa Takmung dari enam desa wilayah kerja Puskesmas Banjarangkan II, yaitu dengan pertimbangan terdapat satu mortalitas di Dusun Takmung Kangin, Desa Takmung akibat penyakit rabies. Pelaksanaan penelitian dimulai pada hari Selasa, 6 Oktober sampai Minggu, 11 Oktober 2015. Setelah dilakukan koreksi sampel maka didapatkan sampel minimal berjumlah 90 sampel. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan menggunakan software statistik SPSS windows versi 16.0 untuk analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan, bahwa sebanyak 5,6% responden penelitian ini berada dalam kelompok usia 17 – 23 tahun, 48,9% usia 24 – 49 tahun, dan 45,6% berusia ≥ 50 tahun. Usia termuda responden pada dalam penelitian ini adalah 20 tahun dan usia tertua adalah 72 tahun, dengan ratarata usia responden adalah 46,27 tahun. Seluruh responden pada penelitian ini berjenis kelamin lakilaki (100%), yang sesuai dengan kriteria subjek penelitian berupa kepala keluarga. Berdasarkan data pendidikan yang ada, sebanyak 13,3% tidak sekolah/tidak tamat SD, 22,2% tamat SD, 22,2% tamat SLTP, 27,8% tamat SMA, dan 14,4% tamat D3/Sarjana. Simpulan: Tabulasi silang antara usia dengan tingkat pengetahuan didapatkan hasil, bahwa seluruh usia dewasa muda (17-23 tahun) memiliki tingkat pengetahuan baik, sedangkan usia dewasa tua (24- 49 tahun) 58,8% berpengetahuan baik, 40,9% berpengetahuan sedang, dan 2,3% berpengetahuan buruk. Pada usia lansia (≥ 50) terdapat 31,7% berpengetahuan baik, 48,8% berpengetahuan sedang, dan 19,5% berpengetahuan buruk. Tabulasi silang antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan, didapatkan hasil tingkat pengetahuan baik didominasi dari tingkat pendidikan tamat SMA (37,2%).. Berdasarkan data partisipasi, 64,1% keluarga yang memiliki anjing masuk dalam kategori baik, sedangkan 3,3% masuk dalam kategori sedang, dan 2,6% kategori partisipasi buruk. Pada keluarga yang tidak memiliki anjing, 91,6% masuk dalam kategori partispasi baik, 8,3% masuk dalam kategori sedang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Rabies, Klungkung
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/10993

Actions (login required)

View Item View Item