UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Kriteria Diagnosis Dan Penatalaksanaan Otitis Media Supuratif Kronis

Fairuziah Binti Bader Alkatiri, Fairuziah Binti Bader Alkatiri (2016) Kriteria Diagnosis Dan Penatalaksanaan Otitis Media Supuratif Kronis. Diploma thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
1adbf2614bb2ef14440a18e4fe176391.pdf - Published Version

Download (323kB)
[img] Archive (BAB I)
394d1425c77b27b31519194359664cfb.pdf - Published Version

Download (266kB)
[img] Archive (BAB II)
2e8cdafa8414aae8d4aad8b30932ae1a.pdf - Published Version

Download (253kB)

Abstract

Pendahuluan: Otitis media merupakan peradangan sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba Eustachius, antrum mastoid, dan sel-sel mastoid. Pasien dengan penyakit telinga tengah seringkali datang saat stadium kronis yang menyebabkan kehilangan pendengaran dan pengeluaran sekret. Pasien mengeluhkan gangguan pendengaran yang mengganggu fungsi sosial, pendidikan dan profesi. Anak usia sekolah mungkin memperlihatkan hasil yang buruk di sekolah. Salah satu jenis otitis media adalah Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK), yang merupakan infeksi kronik telinga tengah dengan perforasi membran timpani dan keluarnya sekret dari telinga tengah secara terus menerus atau hilang timbul, biasanya disertai gangguan pendengaran. Sekret mungkin encer atau kental, bening atau berupa nanah. OMSK dulu disebut otitis media perforata. Diagnosis OMSK ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik. Dua jenis klasifikasi yang sering digunakan yaitu OMSK tipe benigna dan tipe maligna, dan berdasarkan aktivitas sekret yang keluar (OMSK aktif dan OMSK tenang). Penatalaksanaan tuli mendadak meliputi terapi konservatif dengan beberapa medikamentosa tergantung dari tipe OMSK dan komplikasi yang menyertai. Kasus: Pasien laki-laki, 47 tahun, datang dengan keluhan keluar cairan dari telinga kiri sejak 1 bulan yang lalu. Cairan yang keluar berwarna putih kekuningan, sedikit kental, tidak berbau, keluar sedikit-sedikit, dan tidak disertai rasa gatal. Pasien mempunyai riwayat diabetes. Pasien mengaku sebelumnya air sempat masuk ke telinga saat berenang di laut. Pada status present dan status generalis dalam batas normal. Pada telinga kiri ditemukan sekret mukopurulen. Pada membran timpani kiri tampak perforasi pada bagian sentral regio postero superior.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: otitis, kronis, telinga
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/10995

Actions (login required)

View Item View Item