UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Pepper vein yellow virus (PeVYV) PENYEBAB PENYAKIT KUNING (YELLOWING) PADA TANAMAN MENTIMUN DI BALI

M. Tinny Lestariningsih. T, M. Tinny Lestariningsih. T (2016) Pepper vein yellow virus (PeVYV) PENYEBAB PENYAKIT KUNING (YELLOWING) PADA TANAMAN MENTIMUN DI BALI. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
464539c76d80d6a45439f1c53b4a9ed9.pdf - Published Version

Download (242kB)
[img] Archive (BAB I)
b14c722f1683789784ee458320a2602d.pdf - Published Version

Download (99kB)
[img] Archive (BAB II)
5e3a227c04485a1f70e9c64c3ab57d10.pdf - Published Version

Download (102kB)

Abstract

Pepper vein yellow virus (PeVYV) merupakan salah satu anggota kelompok Polerovirus yang mempunyai inang sangat terbatas yaitu hanya dapat menginfeksi jenis tanaman cabai (Capsicum spp.). Namun demikian, pada survei yang telah dilakukan pada penelitian ini menemukan sejumlah tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) di Bali memperlihatkan gejala yang hampir sama dengan yang terjadi pada tanaman cabai yang terinfeksi PeVYV. Gejalanya khas yaitu mulai muncul pada daun-daun bawah lambat laun berkembang ke daun-daun yang lebih muda. Lamina daun menjadi kuning akibat klorosis demikian juga tulang daunnya, tetapi jaringan disekitar tulang daun tetap hijau (vein banding). Bentuk dan ukuran daun tetap normal. Berdasarkan simptomatologi ini, diagnose langsung dilakukan dengan reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR) menggunakan sepasang primer spesifik PeVYV, untuk memastikan penyebab penyakit kuning pada tamanan mentimun. RNA total diekstraksi dari daun tanaman mentimun sakit menggunakan RNA extraction kit (Promega, USA) kemudian digunakan sebagai template untuk sintesis cDNA dalam RT menggunakan primer oligo-dT (Promega, USA). PCR dilakukan berdasarkan Dream Taq Green Master Mix (Thermo Scientific, US) dan sepasang primer PeVYV-CP-F-BamH1 (5’-AATTAAGGATCCAATACGGGAGG GGTTAGGAGAAAT-3’) dan PeVYV-CP-R-Pst1 (5’-AATTAACTGCAGTTTCGG GTTGTGCAATTGCACA GTA-3’) yang dapat mengamplifikasi seluruh gen protein mantel PeVYV. Reaksi RT-PCR menghasilkan satu band DNA berukuran 650 pasang basa (bp) yang sesuai dengan predeksi. Produk PCR berhasil disekuen dan berdasarkan hasil Blast memastikan bahwa virus yang berasosiasi dengan penyakit kuning pada tanaman mentimun di Bali adalah PeYVY. Analisis pohon pilogeni memperlihatkan bahwa PeVYV isolat mentimun asal Bali sangat dekat hubungan kekerabatannya dengan PeVYV isolat cabai asal Bali. Kumungkinan besar virus yang ada pada tanaman cabai menginfeksi tanaman mentimun melalui serangga vektornya yaitu kutu daun. Ini merupakan laporan pertama bahwa PeVYV menginfeksi tanaman mentimun, selain cabai.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: PeVYV, Mentimun, kuning
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11081

Actions (login required)

View Item View Item