UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

PENGATURAN MENGENAI PENOLAKAN SURAT KEPERCAYAAN OLEH NEGARA PENERIMA STUDI KASUS BRASIL-INDONESIA

Aisyah Putri Prayudi, AISYAH PUTRI PRAYUDI (2015) PENGATURAN MENGENAI PENOLAKAN SURAT KEPERCAYAAN OLEH NEGARA PENERIMA STUDI KASUS BRASIL-INDONESIA. Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
3123d62ec9f720ccf6fd7bf8df3d2976.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Archive (BAB I)
4ecf528b8c125f8b2be91362dc2d6e45.pdf - Published Version

Download (83kB)
[img] Archive (BAB II)
f7567519fdd8458eec0841887ee52b20.pdf - Published Version

Download (103kB)

Abstract

Dewasa ini peningkatan hubungan persahabatan antar negara dapat diwujudkan dalam kerjasama bilateral. Dalam rangka mempererat hubungan antar bangsa serta kerjasama dan persahabatan maka negara-negara mengirimkan perwakilannya ke negara lain. Misi diplomatik merupakan sarana negara pengirim dalam melakukan tugas-tugas resmi di negara penerima. Apabila negara penerima menyatakan persetujuannya, maka duta itu dengan membawa surat kepercayaan yang telah ditandatangani oleh Kepala negaranya ketempat tugasnya. Pada saat tibanya, ia harus dipersembahkan sendiri oleh wakil yang bersangkutan kepada kepala negara penerima. Hal ini perlu, karena ada kalanya negara penerima menolak dan tidak setuju akan pengangkatan duta yang dicalonkan. Seperti yang terjadi di Brasil baru-baru ini terhadap penolakan Duta Besar Indonesia untuk Brasil. Namun dalam hal ini penolakan terjadi saat akan menyerahkan surat kepercayaannya. Dengan demikian dalam skripsi ini, permasalahan yang akan dibahas mengenai bagaimanakah pengaturan mengenai penolakan surat kepercayaan seorang pejabat diplomatik oleh negara penerima serta bagaimanakah tindakan hukum atas ditolaknya surat kepercayaan oleh negara penerima. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode penelitian hukum normatif. Penelitian dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder yang kemudian dikaji dan disusun secara sistematis dan ditarik suatu kesimpulan dalam hubungannya dengan permasalahan yang diteliti. Pengaturan penolakan surat kepercayaan diatur didalam konvensi Wina 1961 pasal 4, negara pengirim harus memperoleh kepastian bahwa persetujuan dari negara penerima telah diberikan bagi orang yang diusulkan untuk diakreditasikan sebagai kepala perwakilan ke negara itu. Negara penerima tidak diharuskan untuk memberikan alasan kepada negara pengirim jika menolak persetujuan. Tindakan hukum atas ditolaknya surat kepercayaan oleh negara penerima, yaitu:Asas resiprositas,embargo, penurunan tingkat keterwakilan dan penarikan duta besar.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Hubungan Diplomatik, Surat Kepercayaan, Duta Besar, Konvensi Wina
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11121

Actions (login required)

View Item View Item