UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

MODAL SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN AGROEKOWISATA DI KABUPATEN ENDE PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Imaculata Fatima, Imaculata Fatima (2016) MODAL SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN AGROEKOWISATA DI KABUPATEN ENDE PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Doctoral thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
899bbdc29b6cbdaf0fa8260a4a35ecd7.pdf - Published Version

Download (112kB)
[img] Archive (BAB I)
5e582b39c637613a815f76fd89c1dd6a.pdf - Published Version

Download (86kB)
[img] Archive (BAB II)
d6d550ded39581270a65e0d3882f2717.pdf - Published Version

Download (338kB)

Abstract

MODAL SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN AGROEKOWISATA DI KABUPATEN ENDE PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Agroekowisata pernah dicoba untuk dikembangkan di Kabupaten Ende dan telah menggunakan berbagai modal, namun usaha agroekowisata mengalami kemandekan. Fakta menunjukkan bahwa modal sosial belum menjadi alternatif solusinya. Tujuan penelitian adalah: (1) untuk menganalisis pengaruh modal sosial dalam pengembangan agroeko-wisata; (2) untuk menganalisis pengaruh modal sosial terhadap perilaku dalam pengembangan agroekowisata; (3) untuk menganalisis pengaruh perilaku dalam pengem-bangan agroekowisata, dan (4) untuk merumuskan model modal sosial dalam pengem-bangan agroekowisata di Kabupaten Ende. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ende. Variabel-variabel yang diteliti meliputi elemen modal sosial, perilaku, dan pengembangan agroekowisata. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, kuesioner, focus group discusion, dan dokumentasi. Analisis data dengan analisis kualitatif dan kuantitatif menggunakan SmartPLS 2.0 M3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kearifan lokal dari eksistensi mosalaki pu’u (koordinator dari orang yang dituakan dalam persekutuan adat masyarakat Ende), merupakan modal sosial yang paling berperan dalam pengembangan atraksi wisata menjadi agroekowisata di Kabupaten Ende, (2) keberhasilan pengembangan agroekowisata, dilakukan berdasarkan pendekatan kearifan lokal mosalaki, yang sangat dihormati dan dianggap sebagai orang bijak dalam setiap keputusan pada komunitasnya. Di samping itu, pengembangan agroekowisata juga dipengaruhi norma yang kuat dalam budaya pire te’u pada masyarakat pengambil nira, yang menanamkan asas kekeluargaan, kebersamaan, kejujuran, saling peduli, serta eksistensi kerang were dalam pengembangan agroekowisata, dan (3) model yang dihasilkan merupakan perpaduan modal sosial berdasarkan kearifan lokal mosalaki dengan modal lain (modal manusia, alam, finansial, dan fisik), yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan agroekowisata di Kabupaten Ende. Kesimpulan penelitian ini adalah : (1) modal sosial yang ada pada masyarakat, telah berpengaruh dan menjadi kekuatan terbentuknya perilaku masyarakat dalam pengembangan agroekowisata di Kabupaten Ende; (2 modal sosial yang dominan dalam pengembangan agroekowisata adalah norma, dan perilaku ditunjukkan oleh pengetahuan, serta pengembangan agroekowisata ditandai oleh sosial masyarakat; (3) perilaku mempunyai pengaruh yang kuat dalam pengembangan agroekowisata dan berdasarkan koefisien determinasi dan GoF indeks, kategori yang dominan terdapat pada aspek pengetahuan; dan (4) model pengembangan agroekowisata di Kabupaten Ende merupakan perpaduan modal sosial berdasarkan kearifan lokal mosalaki dengan modal lain. Saran-saran yang diajukan adalah: (1) dalam pengembangan atraksi wisata menjadi agroekowisata di Kabupaten Ende, diharapkan semua stakeholder harus memahami esensi modal sosial terlebih dahulu dan pendekatan dalam implementasinya dengan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal yang ditanamkan mosalaki, (2) perlu melakukan kajian terhadap potensi-potensi sumber daya pertanian secara umum dan menjadi paket terintegrasi dalam pengembangan agroekowisata di Ende berbasis modal sosial dan modal lainnya, (3) kepemimpinan berbasis modal sosial kearifan lokal mosalaki, perlu diimplementasikan pada semua level kepemimpinan dalam pengembangan agroekowisata di Ende, dan (4) setiap kegiatan atraksi wisata menjadi agroekowisata perlu direncanakan bersama petani dan masyarakat lokal, serta semua stakeholders terkait lainnya.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Modal sosial, atraksi wisata, dan agroekowisata
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11182

Actions (login required)

View Item View Item