UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

KADAR SERUM LEPTIN TIDAK BERKORELASI DENGAN ATEROSKLEROSIS PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS WANITA

Andi Manaek Hatimbulan Pandjaitan, dr. Andi Manaek Hatimbulan P. (2016) KADAR SERUM LEPTIN TIDAK BERKORELASI DENGAN ATEROSKLEROSIS PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS WANITA. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
01a0237f1cbba0df2b4dc35116e9691b.pdf - Published Version

Download (416kB)
[img] Archive (BAB I)
928b6b554eed9d5e33d272287caf95f7.pdf - Published Version

Download (171kB)
[img] Archive (BAB II)
03600f3b9bf7b926568ee6aa3a279d80.pdf - Published Version

Download (545kB)

Abstract

KADAR SERUM LEPTIN TIDAK BERKORELASI DENGAN ATEROSKLEROSIS PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS WANITA Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian tertinggi di dunia. Salah satu penyakit yang menyebabkan kematian pada usia produktif akibat kejadian kardiovaskular yaitu systemic lupus erythematosus (SLE). Diduga kuat, SLE berkontribusi mempercepat timbulnya aterosklerosis. Perubahan fungsi sistem imun disadari sebagai penyumbang utama dalam inisiasi dan progresi aterosklerosis. Proses aterosklerosis dimulai pada satu lesi endotel yang mulai kehilangan fungsinya dan mengalami kebocoran. Baru-baru ini, banyak bukti ditemukan berhubung dengan efek hormon pada sistem imun termasuk efeknya pada autoimun. Salah satu hormon yang berhubungan dengan disfungsi endotel ialah leptin. Leptin dikenal sebagai hormon yang menyerupai sitokin dengan aksi pleiotropik dalam memodulasi respon imun. Penelitian yang dilakukan sebelumnya mendapatkan level leptin yang tinggi pada pasien SLE dengan plak aterosklerosis namun berkorelasi lemah dengan carotid Intima Media Thickness (cIMT). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui korelasi serum leptin dengan aterosklerosis pada pasien SLE. Penelitian dilakukan dengan disain analitik potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple sampling. Konsentrasi serum leptin diperiksa dengan menggunakan metode ELISA dan aterosklerosis diperiksa dengan mesin Duplex carotid-intima Doppler Ultrasound oleh satu orang dokter spesialis radiologi. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman. Tingkat kemaknaan jika p < 0,05. Sebanyak 54 orang pasien SLE wanita diikutkan dalam penelitian. Rerata kadar serum leptin adalah 203,83 ± 179,06 ng/ml. Pada pasien didapatkan rerata CIMT adalah 0,48 ± 0,12 mm dengan frekuensi yang mendapat plak 5,5% dan tidak plak 92,7%. Terdapat korelasi lemah antara kadar serum leptin dengan aterosklerosis dalam hal ini yaitu CIMT (r = 0,028; p = 0,843) dan plak (r = 0,008; p = 0,955), tetapi secara statistik tidak bermakna (p < 0,05). Pada penelitian ini tidak didapatkan korelasi antara kadar serum leptin dengan aterosklerosis pada pasien SLE wanita.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: aterosklerosis, leptin, CIMT, plak, SLE
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11241

Actions (login required)

View Item View Item