UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

WAKTU BERSIHAN MUKOSILIA HIDUNG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 LEBIH PANJANG DIBANDINGKAN DENGAN SUBJEK NON DIABETES

Paulus Pramudianto, dr. Paulus Pramudianto (2016) WAKTU BERSIHAN MUKOSILIA HIDUNG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 LEBIH PANJANG DIBANDINGKAN DENGAN SUBJEK NON DIABETES. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
9b699cda6896b9f05e016200b49adea3.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Archive (BAB I)
0a0e303ebd66037772154b8cdb4aa9e3.pdf - Published Version

Download (95kB)
[img] Archive (BAB II)
cbe50980863f4c184d3ed1016342be6f.pdf - Published Version

Download (483kB)

Abstract

WAKTU BERSIHAN MUKOSILIA HIDUNG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 LEBIH PANJANG DIBANDINGKAN DENGAN SUBJEK NON DIABETES Sistem mukosilia merupakan suatu sistem proteksi alami saluran napas. Gangguan pada sistem mukosilia berupa memanjangnya waktu bersihan mukosilia akan memudahkan terjadinya kolonisasi bakteri. Sistem mukosilia memerlukan adenosin trifosfat (ATP) dan nitrogen monoksida (NO) untuk bekerja optimal. Diabetes melitus (DM) menyebabkan penurunan aktivitas adenosin trifosfatase (ATPase) dan sintesis NO sehingga dapat mengganggu fungsi sistem mukosilia. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah waktu bersihan mukosilia hidung pada pasien DM tipe 2 lebih panjang dibandingkan dengan waktu bersihan mukosilia hidung pada subjek non DM. Desain penelitian: Observasional analitik komparatif dua kelompok tidak berpasangan dengan rancangan potong lintang. Uji sakarin untuk memeriksa waktu bersihan mukosilia hidung dilakukan terhadap 35 subjek dari kelompok DM tipe 2 dan 35 subjek dari kelompok non DM. Hasil: Rerata waktu bersihan mukosilia hidung pada kelompok pasien DM tipe 2 adalah 23,22 ± 4,23 menit sedangkan pada kelompok non DM adalah 17,45 ± 1,98 menit (p < 0,001). Rerata waktu bersihan mukosilia hidung pada kelompok pasien DM tipe 2 dengan durasi > 10 tahun adalah 27,02 ± 1,99 menit sedangkan pada kelompok pasien DM tipe 2 dengan durasi ≤ 10 tahun adalah 19,63 ± 1,98 menit (p < 0,001). Rerata waktu bersihan mukosilia hidung pada kelompok pasien DM tipe 2 dengan kendali glikemik buruk adalah 23,64 ± 4,19 menit sedangkan pada kelompok pasien DM tipe 2 dengan kendali glikemik baik adalah 22,60 ± 4,37 menit ( p > 0,05). Kesimpulan: Waktu bersihan mukosilia hidung pada pasien DM tipe 2 adalah 33% lebih panjang dibandingkan dengan waktu bersihan mukosilia hidung pada subjek non DM. Waktu bersihan mukosilia hidung pada pasien DM tipe 2 dengan durasi > 10 tahun adalah 37,7% lebih panjang daripada pasien yang menderita DM tipe 2 dengan durasi ≤ 10 tahun. Rerata waktu bersihan mukosilia hidung pada kelompok pasien DM tipe 2 dengan kendali glikemik buruk tidak berbeda bila dibandingkan dengan kelompok pasien DM tipe 2 dengan kendali glikemik baik. Kata kunci: waktu bersihan mukosilia hidung, uji sakarin, diabetes melitus

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: waktu bersihan mukosilia hidung, uji sakarin, diabetes melitus
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11250

Actions (login required)

View Item View Item