UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

EKSTRAK BIJI MAHONI (Swietenia mahagoni jacq) DAPAT MEREGENERASI SEL � PANKREAS DAN MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR DIABETES MELITUS

Herna, Herna (2016) EKSTRAK BIJI MAHONI (Swietenia mahagoni jacq) DAPAT MEREGENERASI SEL � PANKREAS DAN MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR DIABETES MELITUS. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
a6f71fa49af35b993719c991de445dc5.pdf - Published Version

Download (270kB)
[img] Archive (BAB I)
09e6fa959b2fed5388020e09f048b247.pdf - Published Version

Download (172kB)
[img] Archive (BAB II)
075930871fbbb5336a8a880e0a455207.pdf - Published Version

Download (714kB)

Abstract

ABSTRAK EKSTRAK BIJI MAHONI (Swietenia mahagoni jacq) DAPAT MEREGENERASI SEL � PANKREAS DAN MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR DIABETES MELITUS Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemik dan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak karena kelainan sekresi insulin, sensitivitas insulin atau keduanya. Berdasarkan analisis fitokimia, biji mahoni (Swietenia mahagoni jacq) mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang mempunyai aktivitas antidiabetes. Flavonoid melindungi dan meregenerasi sel β pankreas, saponin menghambat aktivitas α- glukosidase dan menghambat penyerapan glukosa pada usus, tanin mempunyai aktivitas antioksidan dan meningkatkan glikogenesis. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa pemberian Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.) dapat Meregenerasi sel β Pankreas dan Menurunkan Kadar Gula Darah Puasa pada Tikus (Rattus norvegicus) Jantan Diabetes Melitus. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan post-test only control group design menggunakan 36 ekor tikus putih jantan. Semua sampel diinduksi dengan Streptozotocin yang menyebabkan kerusakan sel β dan Nicotinamide yang berfungsi melindungi sel β sehingga hanya terjadi kerusakan sebagian pada sel beta pankreas. Sampel yang dipilih dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol positif yang diberikan glibenklamid oral + plasebo dan kelompok perlakuan yang diberikan glibenklamid oral + ekstrak biji mahoni. Penghitungan jumlah sel β pankreas dan pengukuran glukosa darah dilakukan setelah 21 hari perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok yang diberi ekstrak biji mahoni dan glibenklamid memiliki jumlah sel beta pankreas yang secara statistik lebih tinggi dibandingkan kelompok yang diberikan glibenklamid saja (56,39�10,08 sel/lapang pandang vs 45,17�8,87 sel/lapang pandang) (p≤0,001). Selain itu, kelompok yang diberi ekstrak biji mahoni dan glibenklamid memiliki kadar glukosa darah puasa yang secara statistik lebih rendah dibandingkan kelompok yang diberikan glibenklamid saja (90,09�7,67 mg/dl vs 100,54�7,98 mg/dl) (p

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: ekstrak biji mahoni, kadar gula darah
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11296

Actions (login required)

View Item View Item