UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

HUBUNGAN ANTARA STATUS ANTIOKSIDAN TOTAL DENGAN KOMPONEN SINDROM METABOLIK PADA OBESITAS ABDOMINAL

Henrita Ernestia, Henrita Ernestia (2016) HUBUNGAN ANTARA STATUS ANTIOKSIDAN TOTAL DENGAN KOMPONEN SINDROM METABOLIK PADA OBESITAS ABDOMINAL. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
5a57237d11f4e14213ef2fcc560c8bda.pdf - Published Version

Download (639kB)
[img] Archive (BAB I)
cd622b6217ccd7954750bb92775829db.pdf - Published Version

Download (232kB)
[img] Archive (BAB II)
faac19d5a843998accafcceb839ce0c3.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

HUBUNGAN ANTARA STATUS ANTIOKSIDAN TOTAL DENGAN KOMPONEN SINDROM METABOLIK PADA OBESITAS ABDOMINAL Sindrom Metabolik (SM) adalah sekumpulan gejala kelainan metabolik, baik lipid maupun non lipid yang merupakan faktor risiko penyakit Diabetes Melitus tipe 2 dan kardiovaskuler. SM terdiri dari obesitas abdominal, dislipidemia aterogenik (peningkatan trigliserida dan penurunan high density lipoprotein (HDL)), tekanan darah yang meningkat, dan resistensi insulin. Diagnosis SM yang dipakai adalah sesuai kriteria IDF 2005. Sindrom metabolik, resistensi insulin, pre diabetes, diabetes melitus tipe 2 dan penyulit kardiovaskular berada dalam satu tatanan dengan sebutan cardiovaskular continuum. Dasar pemikiran tersebut disebabkan oleh timbulnya stress oksidatif akibat berlebihnya produksi Reactive Oxygen Species (ROS) disertai menurunnya aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan SAT dengan komponen faktor risiko SM pada obesitas abdominal. Penelitian ini merupakan desain observasional studi potong lintang, untuk mengetahui hubungan antara status antioksidan total (SAT) dengan komponen faktor risiko SM pada obesitas abdominal. Populasi penelitian sebesar 75 orang responden dengan subyek variable meliputi tinggi badan, berat badan, IMT, lingkar pinggang, tekanan darah). Pada hari kedua dilakukan pengambilan darah vena untuk pemeriksaan HDL, trigliserida, glukosa darah puasa dan insulin darah puasa, SAT dan perhitungan HOMA-IR. Hasil penelitian ditemukan 22% menderita SM dengan SAT yang rendah 41% dan SAT normal 59%. Tidak menderita SM 78% dengan SAT yang rendah 47% dan SAT normal 53%. Nilai koefisien korelasi subjek penelitian berdasarkan status antioksidan total (SAT) dan kriteria sindrom metabolik pada obesitas abdominal mendekati 0 yaitu -0,016. Nilai signifikansi (p) adalah 0,891. Dapat disimpulkan bahwa status antioksidan total (SAT) tidak berhubungan dengan jumlah kriteria komponen faktor risiko sindrom metabolik pada obesitas abdominal (p> 0,05). Nilai koefisien korelasi rerata antara SAT dengan masing masing komponen sindrom metabolik antara lain SAT dengan lingkar pinggang -0,030, SAT denganTekanan Darah 0,084, SAT dengan glukosa puasa -0,010, SAT dengan HDL 0,007, SAT dengan trigliserida 0,145, SAT dengan insulin puasa -0,047, SAT dengan HOMA IR -0,041, seluruh komponen faktor risiko sindrom metabolik mendekati 0 (nol) dengan nilai p>005. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara SAT dengan masing masing komponen sindrom metabolik. Penelitian ini perlu dikembangkan lebih dalam dengan menggunakan metode pemeriksaan yang lebih sensitif. Kata kunci: Obesitas abdominal, Sindrom Metabolik (SM), Status Antioksidan Total (SAT)

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Obesitas abdominal, Sindrom Metabolik (SM), Status Antioksidan Total (SAT)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11299

Actions (login required)

View Item View Item