UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

TANGGUNG JAWAB NEGARA DAN PENGANGKUT ATAS TERTEMBAKNYA PESAWAT TERBANG MH-17 MILIK MALAYSIA AIRLINES

I Gusti Agung Bagus Cahya Kartika Nugraha, I GUSTI AGUNG BAGUS CAHYA KARTIKA NUGRAHA (2016) TANGGUNG JAWAB NEGARA DAN PENGANGKUT ATAS TERTEMBAKNYA PESAWAT TERBANG MH-17 MILIK MALAYSIA AIRLINES. Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
6d89dd320cf9c1153fc3dd754db97827.pdf - Published Version

Download (492kB)
[img] Archive (BAB I)
6ea2e3efeaf9be972ca46800870624b0.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img] Archive (BAB II)
98482c7952ef1a100ad215961587c111.pdf - Published Version

Download (293kB)

Abstract

Skripsi berjudul Tanggung Jawab Negara dan Pengangkut Atas Tertembaknya Pesawat Terbang MH-17 Milik Malaysia Airlines ini merupakan penelitian hukum normatif. Oleh karena skripsi ini merupakan penelitian hukum normatif maka sumber datanya berupa bahan hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan baik bahan hukum primer, sekunder maupun tersier. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisa pertanggungjawaban Malaysia sebagai negara bendera menurut hukum internasional serta pertanggungjawaban Malaysia Airlines sebagai pengangkut dalam hukum pengangkutan udara internasional. Dalam penulisan skripsi ini, digunakan 4 (empat) jenis pendekatan yaitu pendekatan kasus, pendekatan fakta, pendekatan perundang-undangan dan pendeketan analisis konsep hukum. Pasca peristiwa tertembaknya pesawat Malaysia Airlines MH-17 di wilayah udara Ukraina pada tanggal 17 Juli 2014 silam, persoalan yang sangat penting untuk dibahas adalah tentang bagaimana pertanggungjawaban negara bendera dan pengangkut. Adanya imputabilitas antara Malaysia dan Malaysia Airlines sebagai perusahaan penerbangan nasionalnya membuat Malaysia mempunyai indikasi untuk bertanggung jawab dalam hal ini. Begitu pula dengan pihak Malaysia Airlines, sebagai pengangkut lahirnya tanggung jawab pihaknya dalam hal ini merupakan konsekuensi dari terikatnya pihak pengangkut dalam suatu kontrak dengan penumpang untuk mengantar penumpang ke tempat tujuan dengan selamat dan tepat waktu. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian dalam skripsi ini yaitu Malaysia sebagai negara bendera tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban atas tragedi yang menimpa maskapai penerbangan nasional miliknya. Di sisi lain, Malaysia Airlines sebagai pengangkut, walaupun Konvensi Warsawa 1929 masih menganut prinsip tanggung jawab berdasarkan atas praduga yang dapat membebaskan pihaknya dari kewajiban bertanggung jawab namun berdasarkan beberapa fakta sementara di lapangan, pihaknya dapat dimintakan pertanggungjawaban atas kerugian yang diderita penumpang.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Malaysia, Malaysia Airlines, tanggung jawab
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11368

Actions (login required)

View Item View Item