UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Geneologi Baliseering: Membongkar Ideologi Pendidikan Kolonial Belanda di Bali Utara dan Implikasinya di Era Globalisasi

I Made Pageh, Drs. I Made Pageh, M.Hum. (2016) Geneologi Baliseering: Membongkar Ideologi Pendidikan Kolonial Belanda di Bali Utara dan Implikasinya di Era Globalisasi. Doctoral thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
039acd83c2c7d0450e35276044f6317b.pdf - Published Version

Download (159kB)
[img] Archive (BAB I)
68d87a615c5a95d48049e24b4b09e71b.pdf - Published Version

Download (48kB)
[img] Archive (BAB II)
1c92cc0ba10a600ddca1742b8deae3fb.pdf - Published Version

Download (153kB)

Abstract

ABSTRAK Genealogi Baliseering (Balinisasi) menyembunyikan ideologi kuasa dan kapitalisme yang dimainkan dalam wacana berbentuk kebijakan pendidikan Baliseering zaman kolonial di Bali Utara. Hal ini sangat menarik untuk dibongkar implikasinya di era globalisasi ini. Berlatar belakang itu maka kajian difokuskan pada: (1) Latar belakang mengapa muncul kebijakan Baliseering? (2) Bagaimana proses Baliseering di Bali Utara? (3) Bagaimana implikasinya di era globalisasi? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan mengikuti prosedur penelitian ilmu sosial, yaitu: pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Data yang terkumpul dianalisis, diverifikasi (display data) dan disimpulkan dalam perspektif cultural studies. Analisis digunakan konsep genealogi pengetahuan, sejarah dalam pandangan Foucault, dominasi dan hegemoni dari Gramsci. Analisis pendidikan kritis menggunakan konsep Bourdieu, Paulo Preire, dan Ivan Ilich secara eklektik. Hasil penelitian pertama, kebijakan Baliseering memiliki latar belakang berhubungan dengan kepentingan kolonial dalam modernisasi birokrasi dan menjadikan Bali sebagai tujuan wisata budaya eksotik. Kedua, proses Baliseering dimulai dari Perang Jagaraga, legitimasinya dengan “Monumen Bali di Surabaya”. Dengan pengetahuan lokal genius, kolonisasi gagasan kolonial dioperasikan di balik relief pura dengan ideologi kolonial, seperti: transportasi (pesawat dan kendaraan), biola, sepeda, lonceng di catus pata, sistem religi di desa pakraman. Kolonisasi dalampendidikan dilakukan dengan Balinisasi seluruh komponen pendidikan. Ketiga, Baliseering berimplikasi dalam struktur dan kultur masyarakat , terlihat dalam pembentukan Negara Indonesia Timur dan Dewan Raja-raja, menguatnya etnosentrisme, primordialisme, kapitalisme, wacana Ajeg Bali, pacalang di desa pakraman, peristiwa Buleleng kelabu, bakso haram, isu terorisme di Bali. Implikasi dalam pendidikan berupa ideologi libralisme, internasionalisme, dan memarginalisme rakyat miskin dalam pendidikan. Pengaruh ideologi barat yang berimplikasi pada desakralisasi dan rapuhnya world view orang Bali. Simpulan, latar belakang pendidikan Baliseering menyembunyikan kepentingan kolonisasi Belanda, dengan melakukan hegemoni dalam relief kolonisasi gagasan kolonial, pendidikan dijadikan agen Baliseering. Ideologi kolonial itu berimplikasi di era globalisasi dalam sikap politik dan birokrasi, libralisme dan kapitalisme pendidikan, dan komodifikasi seni, mengarah pada desakralisasi adat dan agama menyebabkan rapuhnya pandangan hidup di Bali. Keterbatasan penelitian ini diharapkan dapat dilanjutkan oleh peneliti Baliseering selanjutnya.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Baliseering, Ideologi, Kolonialisme, Pendidikan Kritis
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11455

Actions (login required)

View Item View Item