GAMBARAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK PADA SISWA LAKI-LAKI SMA NEGERI 1 PEKUTATAN, KECAMATAN PEKUTATAN, KABUPATEN JEMBRANA TAHUN 2014

Putu Agus Satria Jayatama S. Putra, Putu Agus Satria Jayatama S. Putra (2016) GAMBARAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK PADA SISWA LAKI-LAKI SMA NEGERI 1 PEKUTATAN, KECAMATAN PEKUTATAN, KABUPATEN JEMBRANA TAHUN 2014. Diploma thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
478f8b0e1df7c565bbd97683d971a249.pdf - Published Version

Download (464kB)
[img] Archive (BAB I)
d7f6d99253093a928de38055f4445bae.pdf - Published Version

Download (464kB)
[img] Archive (BAB II)
92d04114834f0297c4cb92919bebdbc3.pdf - Published Version

Download (464kB)

Abstract

Pendahuluan: Merokok adalah salah satu masalah kesehatan di dunia yang masih diupayakan penanganannya. Hasil penelitian oleh Departemen Kesehatan pada tahun 2008 menunjukkan Prevalensi perokok di Kabupaten Jembrana adalah 38,2%. Usia pertama kali merokok adalah usia 15 sampai 19 tahun (44,1%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku merokok pada siswa SMAN 1 Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana pada tahun 2014. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi deskriptif cross-sectional. Menggunakan sampel laki-laki sebanyak 75 orang yang merupakan siswa SMAN 1 Pekutatan. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian yaitu dari karakteristik demografis, responden berusia 15 sampai 19 tahun, mulai merokok semenjak SMA (62,1%). Alasan merokok karena diajak teman (69%), dengan rerata jumlah rokok yang di hisap perhari 7,07 batang dan seluruhnya menghisap rokok filter. Merokok paling sering adalah saat bersama teman-teman, tempat tersering adalah warung tempat berkumpul dengan teman-teman. Lebih sering mendapatkan rokok dengan cara membeli, dan sebagian besar orang tua tidak mengetahui kalau mereka merokok. Responden yang mendapatkan uang saku lebih dari atau sama dengan Rp 10.000,- sebagian besar tidak merokok dan yang mendapat uang saku dibawah Rp 10.000,- seluruhnya tidak merokok. Responden yang orang tuanya merokok sebagian besar juga merokok, dan responden yang orang tuanya tidak merokok sebagian besar tidak merokok juga. Simpulan: Proporsi merokok siswa laki-laki SMAN 1 Pekutatan adalah 38,7%. Hasil penelitian ini menunjukkan teman sehari-hari memiliki pengaruh yang tinggi terhadap perilaku merokok pada remaja. Siswa laki-laki SMAN 1 Pekutatan yang merokok menghabiskan 52,05% uang sakunya untuk membeli rokok.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Merokok,Remaja
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11508

Actions (login required)

View Item View Item