UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Perjanjian Sewa Menyewa Rahim Dengan Mempergunakan Ibu Pengganti Dari Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Gede Wisnu Yoga Mandala, GEDE WISNU YOGA MANDALA (2016) Perjanjian Sewa Menyewa Rahim Dengan Mempergunakan Ibu Pengganti Dari Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
a2875162b70c02e63a5adc31601dec32.pdf - Published Version

Download (640kB)
[img] Archive (BAB I)
21380d91f77fd95735face61d3d723ba.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Archive (BAB II)
ac6d653d4aed28ffb740ea9d802fdbb7.pdf - Published Version

Download (223kB)

Abstract

Salah satu metode program bayi tabung yang mana sang istri tidak bisa mengandung, tetapi sel telurnya masih baik, maka ada satu solusi yang ditawarkan oleh teknologi kedokteran terkini yaitu dengan cara pembuahan luar rahim pasangan suami istri tersebut ditanam ke rahim wanita lain, dengan suatu perjanjian yang mana wanita tersebut harus mau mengandung, melahirkan dan menyerahkan kembali bayinya dengan imbalan sejumlah materi. Hal inilah yang disebut sebagai sewa rahim (gestational agreement) ibu pengganti (Surrogate Mother). Sehingga permasalahan yang muncul bagaimanakah pengaturan tentang perjanjian sewa menyewa rahim dengan mempergunakan ibu penggantiserta bagaimanakah status hukum anak yang dilahirkan dari proses sewa menyewa rahim dengan mempergunakan ibu pengganti. Untuk memberikan kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini termasuk dalam kategori/jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian hukum kepustakaan atau penelitian hukum yang didasarkan pada data sekunder. Kemudian dianalisis secara interpretasi. Pengaturan perjanjian sewa menyewa rahim ibu pengganti menurut Pasal 1320 KUHPerdata mengenai syarat sahnya perjanjian, perjanjian ini tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan mengikat dikarenakan syarat kausa yang halal dalam perjanjian sewa menyewa rahim ibu pengganti tidak terpenuhi, bertentangan dengan peraturan Perundang-undangan, dalam hal ini bertentangan dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 40 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Menurut hukum perdata status hukum anak hasil sewa rahim adalah merupakan anak angkat bagi pihak yang menyewa rahim tersebut. Dianggap anak angkat dikarenakan tidak sahnya perjanjian sewa menyewa rahim ibu pengganti. Anak angkat ini menggantikan kedudukan anak kandung. Dengan demikian ia berhak untuk mendapatkan warisan dari orang tua yang mengangkatnya (pewaris). Disarankan agar pasangan suami istri yang tidak bias memperoleh keturunan secara alamiah tidak melakukan perjanjian sewa menyewa rahim.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Sewa Rahim, Ibu Pengganti, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11545

Actions (login required)

View Item View Item