UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Afiksasi Verbal Bahasa Wolio

Wiwik Marlia, Wiwik Marlia, S.Pd., M.Hum. (2016) Afiksasi Verbal Bahasa Wolio. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
6c3244913aef27ab79d333808dce7ae4.pdf - Published Version

Download (746kB)
[img] Archive (BAB I)
2e1c55e7ab59a43ae053534dcc36bcb8.pdf - Published Version

Download (315kB)
[img] Archive (BAB II)
41316491698e6449e63e29fc79c0060c.pdf - Published Version

Download (507kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pembentukan verba dalam bahasa Wolio, Selain itu, aspek-aspek yang meliputi kaidah pembentukan verba, proses morfofonemik, bentuk, distribusi, fungsi dan makna gramatikal afiks verbal yang terbentuk dari proses verbalisasi tersebut juga dianalisis dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Morfologi Generatif yang diusulkan oleh Halle dan Aronoff, dan telah dimodifikasi oleh Darjdowidjojo. Teori Kaidah dan Proses Fonologis dan Teori Fungsi dan Makna Gramatikal digunakan juga guna menjawab aspek kajian lainnya. Data penelitian adalah kata-kata berupa verba berafiks yang dikumpulkan dari informan, cerita rakyat, dan hasil-hasil penelitian terdahulu dengan menggunakan metode observasi dan wawancara yang diikuti beberapa teknik yaitu teknik rekam, teknik pancing dan teknik pustaka. Analisis data dilakukan dengan metode agih yang dikembangkan dengan teknik bagi unsur langsung sebagai teknik dasar dan teknik ganti, teknik sisip, teknik ubah wujud dan teknik ulang sebagai teknik lanjutan. Hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode formal dan informal. Hasil analisis data ditemukan afiks yang terlibat dalam proses pembentukan verba bahasa Wolio sebagai berikut prefiks { a-, be-, i-, bei-, ka-, ko-, me-, mo-, pa-, pe-, po-, poma-, peka-, sa-, ti-, toi- dan to-} dan sufiks {–a, -i, -mo, -iki, -pea, -mea, dan –aka}. Pelekatan afiks tertentu terhadap bentuk dasar menimbulkan morfofonemik, seperti prefiks ma- dan me- + BD berawal fonem obstruen /k/, /b/, /p/, /t/, dan /c/ memunculkan fonem nasal /ŋ/, /m/, dan /n/. Sufiks –a + BD berakhiran fonem /a/ berubah menjadi fonem /e/. Fungsi afiks verbal yang terbentuk adalah sebagai pembentuk verba turunan derivasional dan infleksional. Makna yang muncul akibat proses pembentukan verba turunan ini adalah melakukan, akan melakukan, pasif, atelis, berada dalam keadaan, kausatif, memberi, melakukan kegiatan dengan alat, membuat jadi, biasa melakukan, melakukan dengan sembarang, setelah atau sesudah, tidak sengaja, telah selesai melakukan, imperatif, repetitif dan supaya melakukan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: verbalisasi bahasa Wolio, Morfologi Generatif, afiks derivasional, afiks infleksional
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11604

Actions (login required)

View Item View Item