UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN PENCABULAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 (Studi di Kepolisisan Resor Kota Denpasar)

I Gusti Putu Ary Septiawan, I GUSTI PUTU ARY SEPTIAWAN (2016) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN PENCABULAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 (Studi di Kepolisisan Resor Kota Denpasar). Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
bca0e677bee76ca8205c71af5fc6f224.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Archive (BAB I)
e8e2569a302728f7f2f2a6e8f04dd5eb.pdf - Published Version

Download (313kB)
[img] Archive (BAB II)
f6aee5563a78ffe7396b2308683c4d11.pdf - Published Version

Download (267kB)

Abstract

Masih sering terjadinya berbagai bentuk perilaku orang dewasa yang melanggar hak-hak anak di Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan mendorong diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pemberlakuan Undang-Undang ini dalam rangka pemenuhan hak-hak anak dalam bentuk perlindungan hukum yang meliputi hak atas kelangsungan hidup, hak untuk berkembang, hak atas perlindungan dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat tanpa diskriminasi. Setiap anak yang menjadi korban pencabulan memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan hokum secara pasti sesuai dengan Hak Asasi Manusia. Berdasarkan fenomena tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk lebih memahami mengenai perlindungan hokum terhadap anak korban pencabulan menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan studi kasus di Kota Denpasar. Dalam penulisan ilmiah ini digunakan pendekatan empiris sosiologis dengan menggunakan pendekatan masalah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan yaitu dengan wawancara kepada informanya itu kepada polisi di Polresta Denpasar yang berkompeten dalam hal pelaksanaan perlindungan hokum terhadap anak korban kekerasan pencabulan dan Lembaga Perlindungan Anak Kota Denpasar serta dengan melakukan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hambatan yang dihadapi oleh pihak Polresta Denpasar dan Lembaga Perlindungan Anak Kota Denpasar dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak korban pencabulan, yaitu korban (saksi) tidak berani memberikan kesaksian karena adanya ancaman dari pihak-pihak tertentu atau takut aibnya diketahui oleh masyarakat banyak.Upaya penanggulangan tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh Polresta Denpasar dilakukan melalui 2 (dua) cara, yaitu dengan menggunakan sarana spenal (melalui jalur hukum pidana) dan non penal (di luar jalur hukum pidana), sedangkan upaya yang dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Anak Kota Denpasar yaitu dengan mendorong penguatan di pemerintahan untuk mendorong perubahan kebijakan dalam melaksanakan upaya-upaya perlindungan bagi korban pencabulan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang diberikan yaitu agar aparat penegak hokum dan Lembaga Perlindungan Anak dapat bersinergi dan menguatkan perannya dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak korban pencabulan, sehingga korban (saksi) dan keluarga merasa terlindungi sehingga berani melaporkan dan memberikan kesaksian.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Anak, Korban Pencabulan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11722

Actions (login required)

View Item View Item