UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Kubur Batu (Reti) di Kampung Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ni Nyoman Ayu Vidya Trisna Prilyandani, Ni Nyoman Ayu Vidya Trisna Prilyandani (2016) Kubur Batu (Reti) di Kampung Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
34f18151d8b230ca355a895cf84bca57.pdf - Published Version

Download (870kB)
[img] Archive (BAB I)
7cc742cf68651c56844bd8d065ef6eee.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Archive (BAB II)
be22ac9559a84cdd4c7286c8eadbfcb9.pdf - Published Version

Download (198kB)

Abstract

ABSTRAK Tradisi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara turun temurun. Tinggalan tradisi megalitik di Kampung Kawangu, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur berupa kubur batu (reti) dengan hiasan menhir (penji). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk dengan melakukan klasifikasi tipe berdasarkan ukuran. Sistem penguburan pada reti di Kampung Kawangu memiliki keunikan karena penguburan diletakan pada dalam batu di atas permukaan tanah. Makna reti bagi masyarakat pendukungnya. Penelitian ini menggunakan beberapa metode pengumpulan data, analisis data, dan teori untuk menjawab permasalahan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tahap pengumpulan data dan pengolahan data. Tahap pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, sedangkan tahap pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis tipologi dan etnografi. Teori yang digunakan untuk membantu menjawab permasalahan penelitian ini yaitu teori fungsionalisme struktural dan semiotika. Hasil analisis didapatkan data berupa bentuk reti di Kampung Kawangu terdiri atas 2 ukuran besar yang dapat diklasifikasi berdasarkan hiasan berupa menhir (penji), 18 ukuran sedang yang dapat diklasifikasi berdasarkan bahannya yaitu batu gamping dan semen, dan 19 ukuran kecil. Sistem penguburan yang dilakukan di atas tanah melambangkan raja yang hebat dan makna reti berupa makna religi dan makna kekuasaan dan dijadikan sebagai tempat pemujaan, dan tempat penghormatan kepada leluhur. Tradisi megalitik di Kampung Kawangu dapat disebut sebagai living megalithic tradition karena masih berlanjut hingga saat ini.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: tradisi megalitik, kubur batu (reti), bentuk, sistem penguburan, makna.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11745

Actions (login required)

View Item View Item