Efisiensi dan Kinerja Struktur Rangka Breising Konsentrik Tipe X-2 Lantai

Andre Tanjaya, Andre Tanjaya (2016) Efisiensi dan Kinerja Struktur Rangka Breising Konsentrik Tipe X-2 Lantai. Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
1a6025e920356424082be85b35d2dfa6.pdf - Published Version

Download (811kB)
[img] Archive (BAB I)
2111359bac6e483a140f2745468e0f1e.pdf - Published Version

Download (103kB)
[img] Archive (BAB II)
a3f79f31e284a748d8df71172a5ccbd6.pdf - Published Version

Download (730kB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbandingan efisiensi dan kinerja Struktur Rangka Pemikul Momen dengan Struktur Rangka Breising Konsentrik Tipe X-2 Lantai pada gedung 10 lantai dengan analisis pushover. Analisis dilakukan dengan membandingkan 3 model struktur yaitu: Struktur Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB), Struktur Rangka Breising Konsentrik Khusus 1 (SRBKK 1), Struktur Rangka Breising Konsentrik Khusus 2 (SRBKK 2). SRBKK 1 memiliki dimensi balok kolom yang sama dengan SRMPB. SRBKK 2 merupakan SRBKK 1 setelah dimensi balok kolom direvisi. Beban-beban yang bekerja mengacu pada SNI 1727:2013, SNI 1726:2012 dan PPIUG 1983. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada SRBKK 1, elemen struktur 11% lebih berat dari SRMPB dan pada SRBKK 2, berat struktur 2,42% lebih ringan dari SRPMB. Simpangan maksimum ketiga jenis struktur masih dalam simpangan yang diijinkan. SRBKK 1 memiliki simpangan maksimum 49% dan 60% lebih kecil dari SRPMB untuk arah x dan arah y. Sedangkan SRBKK 2 memiliki simpangan maksimum 46% dan 59% lebih kecil dari SRPMB untuk arah x dan arah y. Kinerja struktur ditinjau berdasarkan level kinerja life safety. SRBKK 1 memiliki gaya geser dasar maksimum 53% dan 58% lebih besar dari SRPMB untuk arah x dan arah y. SRBKK 1 memiliki simpangan maksimum pada level life safety 60% lebih kecil dari SRPMB untuk arah x dan arah y. Sedangkan SRBKK 2 memiliki gaya geser dasar maksimum 52% dan 55% lebih besar dari SRPMB untuk arah x dan arah y. SRBKK 2 memiliki simpangan maksimum pada level life safety 53% dan 60% lebih kecil dari SRPMB untuk arah x dan arah y. Roof drift ratio pada SRPMB, SRBKK 1, dan SRBKK 2 secara berturut-turut sebesar 1,79%, 0,71%, 0,83%. Target perpindahan tidak melebihi level kinerja life safety berdasarkan FEMA 356 dan ATC-40. Jadi, struktur masih dalam keadaan aman ketika menerima gempa rencana.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: efisiensi, kinerja struktur, SRBK, SRPM, analisis pushover.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/11928

Actions (login required)

View Item View Item