UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Aktivitas Antituberkulosis Ekstrak Metanol Daun Kedondong Hutan (Spondias pinnata L.f.Kurz)

Ida Bagus Nyoman Putra Dwija, S.Si, M.Biotech, IDA BAGUS NYOMAN PUTRA DWIJA (2013) Aktivitas Antituberkulosis Ekstrak Metanol Daun Kedondong Hutan (Spondias pinnata L.f.Kurz). Jurnal Kimia (Journal of Chemistry), 7. ISSN 1907-9850

[img] Archive
3b30524006dd9b7b064957cd6cd1c991.pdf

Download (44kB)

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan global. Munculnya strain bakteri Mycobacterium tuberculosis yang resisten terhadap obat antituberkulosis baik lini pertama maupun lini ke dua, mendorong penemuan obat alternatif yang berperan sebagai komplemen maupun pengganti obat antituberkulosis saat ini. Kedondong hutan (Spondias pinnata (L.f) Kurz), suku Anacardiaceae, secara tradisional sering digunakan untuk pengobatan batuk kronis, yang merupakan salah satu gejala umum tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antituberkulosis ekstrak metanol daun kedondong hutan terhadap isolat Mycobacterium tuberculosis strain multidrug resistant. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan metanol, dilanjutkan dengan skrining fitokimia. Pengujian aktivitas antituberkulosis ekstrak dilakukan dengan metode proporsi pada konsentrasi 10, 50 dan 250 mg/mL dengan dan tanpa rifampisin 40 µg/mL menggunakan medium L-J. Pengamatan dilakukan setiap hari pada minggu ke-3 hingga minggu ke-4, data yang didapat dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanol daun kedondong hutan mengandung triterpenoid dan flavonoid. Aktivitas antituberkulosis ekstrak daun kedondong hutan pada konsentrasi 10 mg/mL tunggal sebesar 52-73%, dan kombinasi ekstrak 10 mg/mL + 40 µg/mL rifampisin sebesar 85-89,5%. Aktivitas antituberkulosis ekstrak pada konsentrasi 50 dan 250 mg/mL baik tunggal maupun kombinasi sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun kedondong hutan memiliki potensi sebagai antituberkulosis. Kata kunci: daun Spondias pinnata (L.f) Kurz, Mycobacterium tuberculosis, aktivitas antituberkulosis

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 21:58
Last Modified: 21 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/2586

Actions (login required)

View Item View Item