UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Pembinaan Pengerajin bokor Aluminium di Desa Menyali

Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, I NYOMAN GDE ANTARA (2014) Pembinaan Pengerajin bokor Aluminium di Desa Menyali. Udayana Mengabdi, 13. ISSN 1412-0925

[img] Archive
9ce9477f69d4764c04b49cb14aadf6f1.pdf

Download (465kB)

Abstract

Sentra industri kerajinan bokor aluminium yang terletak di desa Menyali kecamatan Sawan kabupaten Buleleng provinsi Bali, telah ada sejak tahun delapan puluhan sebagai pengganti kegiatan ‘tukang patri’ yaitu pembuatan peralatan rumah tangga seperti priuk, ember dan yang lainnya yang terbuat dari seng. Sebagai usaha kerajinan rumah tangga, usaha ini telah mengalami perkembangan ke produk kerajinan bokor aluminium. Dalam perkembangannya usaha ini mengalami kendala seperti semakin mahalnya bahan baku plat aluminium, menurunnya harga jual hasil produksi akibat persaingan antar pengrajin, kesulitan dalam memperluas pemasaran, kurangnya permodalan, kurangnya pengetahuan dalam manajemen usaha, dan kurangnya kemampuan teknis dan inovasi produksi. Saat ini telah dibentuk organisasi kelompok pengarajin bokor aluminium “Sumber Urip” yang beranggotakan 45 orang, dan “Sumur Jaya” yang beranggotakan 20 orang. Organisasi ini baru sebatas perkumpulan seperti organisasi banjar, belum mengarah pada organisasi usaha mikro atau koperasi. Manajemen organisasipun belum tertata. Untuk itu diperlukan bantuan dari pemerintah dan lembaga lainnya untuk membina pengrajin bokor ini dalam mengembangkan usahanya melalui sebuah kelompok usaha mikro atau koperasi. Dengan badan usaha yang formal tentunya akan mempermudah akses berbagai pembinaan dan bantuan pemerintah dan lembaga lainnya. Dari analisa SWOT yang dilakukan diketahui beberapa kendala dan solusi yang harus dilakukan. Kelompok pengrajin bokor aluminium yang ada, yaitu “Sumber Urip” dan “Sumur Jaya” belum dalam bentuk badan usaha atau koperasi, sehingga dari hasil pembinaan telah disepakati untuk membentuk koperasi. Bantuan modal usaha untuk pengembangan produksi masih perlu dan mutlak diberikan, tetapi bantuan cara memasarkan hasil produksi lebih mutlak diberikan, melalui keikutsertaan dalam berbagai event pameran untuk mengenalkan produk diharapkan dapat memperluas pangsa pasar hingga ke luar negeri atau ekspor. Dalam proses produksinya telah diperkenalkan teknologi tepat guna yaitu alat pengerol/rolling untuk membuat alur pemasangan kawat pada bagian luar bokor, sehingga dapat mempermudah dan mempercepat pengerjaannya, khususnya oleh ibu-ibu yang telah berumur. Kata kunci : bokor aluminium, desa menyali, analisa SWOT, alat rolling

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 21:58
Last Modified: 21 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/3233

Actions (login required)

View Item View Item