UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

The Usage of Non-Antropometric Working Equipments on Worker at TPA Suwung

Dr. Ir. I Ketut Wijaya, M.Erg., I Ketut Wijaya (2009) The Usage of Non-Antropometric Working Equipments on Worker at TPA Suwung. Majalah Ilmu Faal Indonesia, 8. ISSN 0215-1995

[img] Archive
aec15555d6cebf4db4de7e3e667be594.pdf

Download (4MB)

Abstract

Upaya untuk memecahkan masalah sampah yang setiap hari semakin bertambah telah banyak dilakukan, baik dengan cara manual maupun dengan mekanik. Berbagai mekanisme ini meliputi cara bagaimana mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat atau mengubah sampah menjadi pupuk. Mekanisme pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung dilakukan oleh PT NOI yang berkolaborasi dengan 4 perusahan ternama di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (SARBAGITA). TPA Suwung yang berlokasi di Denpasar Selatan mmiliki lahan seluas 22 Hektar dan menerima pembuangan sampah mencapai 699 Tonsetiap bulannya. Sampah yang ditampung di olah untuk dapat memproduksi gas metan yang dapat dipergunakan untuk menjalankan generator listrik dengan kapasitas 4,4 MW. Sampah yang diolah sebelumnya dipisahkan dulu menjadi sampah organik dan Non organaik dengan menggunakan mesin dan tenaga manusia. Para pekerja yang mengerjakan pekerjaan ini umumnya mendapatkan kesulitan saat memilah sampah yang berjalan di mesin karena leaknya yang terlalu tinggi (kurang lebih 190 cm). Pekerjaan ini dilakukan dengan posisi berdiri yang dapat menyebabkan kelelahan bila dilakukan dalam waktu lama dan desain mesin tersebut juga beresiko menyebabkan kecelakaan kerja bagi pekerja. Dan analisis di atas, solusi yang tepat sangat dibutuhkan untuk memecahkan masalah sampah dan proses pengolahannya. Tinjauan ergonomi dapat menjadi solusi. Ergonomi memiliki pendekatan SHIP (Systemic, Holistic, Interdiciplinary, dan Partisipatory). Target ergonomi dalam hal ini adalah para pekerja. Pekerja, dari segi ergonomik memmiliki keterbatasan sehingga harus dilindungi sehingga terhindar dari masalah dan kecelakaan kerja. Mereka harus memiliki tempat duduk yang dilengkapi sandaran punggung (dengan tinggi yang tepat), alat tambahan seperti sumpit atau sangket, masker, sarung tangan, dan tutup mata roda yang berputar.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 21:58
Last Modified: 21 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/4683

Actions (login required)

View Item View Item