UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Sisi Lain dari Jemaah Al-Islamiah (JI) Melacak Jejak Persilangan Kekerasan Berbasis Keagamaan

Dr. Drs I GUSTI KETUT GDE ARSANA, M.Si., I GUSTI KETUT GDE ARSANA (2012) Sisi Lain dari Jemaah Al-Islamiah (JI) Melacak Jejak Persilangan Kekerasan Berbasis Keagamaan. Jnana Budaya, 17. ISSN 1410-5195

[img] Archive
6885061ffe4d88d3b51bfa234cf9762c.pdf

Download (581kB)

Abstract

Bermunculannya gerakan-gerakan teologi pembebasan di berbagai kawasan di dunia ketiga era 1960-an mendukung tesis bahwa modernisasi ternyata telah menimbulkan berbagai krisis moral dan ketimpangan terutama yang dialami oleh negara-negara sedang berkembang dalam proses perubahan ekonomi dan sosialnya. Gejala ketimpangan ekonomi dan sosial semacam itu menyulut berkembangnya paham-paham ideologi yang berbasis spiritualitas yang bermaksud mengimbangi dan sekaligus melawan virus ketimpangan tersebut. Kejangkitan virus ketimpangan akibat proses perubahan ekonomi dan sosial yang semakin dirasakan di Indonesia secara signifikan semakin kuat terjadi kira-kira sejak 1970-an - 1980-an. Hal ini terutama terjadi sebagai akibat dari semakin mengemukanya paham-paham kapitalisme yang disertai dengan perubahan sosio-kultural dalam pelbagai kehidupan masyarakat. Era itu dicirikan oleh kemunculan kelas-kelas pemilik kapital domistik yang kuat dan semakin membludaknya anggota kelas pekerja industrial yang berpendapatan rendah. Disparitas keadilan sosial-ekonomi yang demikian sekaligus melahirkan kelas-kelas berjois dengan gaya hidup konsumtif (the consumer society) yang dibarengi dengan semakin merajalelanya kemiskinan di kalangan kaum proletar. Kondisi inilah memicu kembali kemunculan dari gerakan-gerakan yang berorientasi etno-religius sebagai kelas proletar yang berkesadaran yakni laskar-laskar jihad seperti pengalaman sejarah di masa kekuasaan kolonial. Dalam perkembangannya, segemen-segmen sosial keagamaan tersebut ada yang berhasil masuk di dalam jaringan kekuasaan sehingga melahirkan kelas-kelas menengah Muslim baru. Tetapi sebagian yang lainnya merasa kecewa dan frustasi dan kemudian mengokohkan kembali tegaknya paham-paham Islam radikal yang sering juga disebut-sebut sebagai Islam "penganut garis keras" yang dianggap potensial menjadi ancaman terhadap negara.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Jemaah Al-Islamiah, Persilangan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 21:58
Last Modified: 21 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/8086

Actions (login required)

View Item View Item