UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Desa Pakraman dan Kekuasaan terhadap Warga Masyarakat

Dr. Drs. I Gst. Pt. Bagus Suka Arjawa, M.Si, I Gst. Pt. Bagus Suka Arjawa (2012) Desa Pakraman dan Kekuasaan terhadap Warga Masyarakat. Jurnal Widya Sosiopolitika, 3. ISSN 2087-1767

[img] Archive
661380c455d5e32efeb26af3317cb217.pdf

Download (756kB)

Abstract

Desa Pakraman di Bali sering mendapatkan sorotan atas keputusan-keputusannya yang kontroversial, seperti misalnya mengucilkan warga atau melarang jenazah di kubur di kuburannya desa. Ini dipandang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perkembangan jaman. Tulisan ini berangkat dari kenyataan demikian, dan penelitian dilakukan secara kualitatif di desa pakraman yang melakukan tindakan demikian. Diantara desa itu adalah Desa Sinjuana, Desa Pesagi di Tabanan. Adapun yang terjadi di Desa Selingsing dan Pangkungkarung, dilakukan lewat penelusuran media. Teori-teori tentang kekuasaan dan sumber daya dipakai untuk menganalisis peristiwa yang terjadi. Dengan pendekatan itulah kemudian bisa dilihat bahwa kekuasaan yang ada di desa pakraman bersumber dari sumber daya yang dimilikinya. Tetapi dengan pengetahuan aparat desa yang kurang modern dan kurang profesional, mengakibatkan kekuasaan berupa keputusan-keputusan yang dibuat menyimpang dari kepatutan sosial dan perkembangan sosial. Pejabat dan aparat desa pakraman yang pengetahuannya kurang justru menjalankan tugasnya yang membuat kerugian kepada warga masyarakat, anggota dari desa pakraman tersebut. Kata Kunci: desa pakraman, awig-awig, kekuasaan, sumberdaya, kesepekang. Abstract Custom villages in Bali often get criticism on their contoversial decisions such as isolating the villagers or forbidding the corpse burrial in the village’s cemetery. These practices have been regarded as inhuman and out of date. This research was based on the reality ans was conducted by qualitatif research in two custom villages that conducted these practises i.e. Desa Sinjuana, Desa Pesagi, Desa Selingsing and Pangkungkarung. The theories of power and resources management were used in this research. Those theories explained that power ini the custom village originates from the resources that it has. However, the lack knowledge and lack of professionalism of the custom village authorities contributes to the power exercises which violate the social norms and social development. The incapable village authorities have causes disadvanteges to the villagers of those custom villages. Keyworlds: custom village, custom village rule, resources, kesepekang

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: custom village, custom village rule, resources, kesepekang
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 21:58
Last Modified: 21 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/8099

Actions (login required)

View Item View Item