UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Pelatihan Metode Bobath Lebih Baik Daripada Metode Feldenkrais Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Pasien Pasca Stroke

Aditya Denny Pratama, Aditya Denny Pratama (2015) Pelatihan Metode Bobath Lebih Baik Daripada Metode Feldenkrais Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Pasien Pasca Stroke. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
5b12b95e1d64c5cfd4043b4baeae246b.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Archive (BAB I)
9ab99801469d9ed25de2d7cdc65d7bf8.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Archive (BAB II)
9d9825a203a1f153e178908c357b5e41.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK PELATIHAN METODE BOBATH LEBIH BAIK DARIPADA METODE FELDENKRAIS TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN PADA PASIEN PASCA STROKE Stroke merupakan gangguan sistem vaskularisasi darah di otak yang menyebabkan disfungsi neurologis. Stroke dapat mengakibatkan kerusakan jaringan otak secara klinis dalam jangka waktu yang relatif lama dan merupakan penyebab paling umum dari kecacatan fisik seperti penurunan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keseimbangan pada pasien pasca stroke setelah diberikan pelatihan Bobath dan pelatihan Feldenkrais. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pretest-posttest group design yang dilakukan di Sasana Husada Stroke Service dan Karmel Stroke Service, pada bulan Maret-April 2015. Penelitian ini menggunakan sampel 14 pasien pasca stroke yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 adalah kelompok yang diberikan pelatihan Bobath. Kelompok 2 adalah kelompok yang diberikan pelatihan Feldenkrais. Kedua kelompok diberikan pelatihan 3 kali seminggu selama 8 minggu. Tes pengukuran keseimbangan menggunakan instrumen Brunel Balance Assessment (BBA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok I terdapat peningkatan keseimbangan dari 4,71 ± 1,11 menjadi 9,57 ± 1,72 sedangkan pada kelompok II juga terjadi peningkatan keseimbangan dari 4,71 ± 0,95 menjadi 5,57 ± 0,98. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan, terdapat peningkatan secara bermakna pada kelompok I dan II. Dan pelatihan pada kelompok I lebih baik daripada kelompok II terhadap peningkatan keseimbangan pada pasien pasca stroke (p

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Stroke, Keseimbangan, BBA, Bobath, Feldenkrais
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/8298

Actions (login required)

View Item View Item