UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

METODE ACTIVE ISOLATED STRETCHING (AIS) DAN METODE HOLD RELAX STRETCHING (HRS) SAMA EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA MAHASISWA AKADEMI FISIOTERAPI WIDYA HUSADA SEMARANG YANG MENGALAMI HAMSTRING MUSCLE TIGHTNESS (HMTs)

Akhmad Alfajri Amin, Akhmad Alfajri Amin (2015) METODE ACTIVE ISOLATED STRETCHING (AIS) DAN METODE HOLD RELAX STRETCHING (HRS) SAMA EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA MAHASISWA AKADEMI FISIOTERAPI WIDYA HUSADA SEMARANG YANG MENGALAMI HAMSTRING MUSCLE TIGHTNESS (HMTs). Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
ef31244c9c600140c4f0cbe33db903aa.pdf - Published Version

Download (294kB)
[img] Archive (BAB I)
d11d181af4c4f53621b6efe5ab842af7.pdf - Published Version

Download (134kB)
[img] Archive (BAB II)
a34dfe0eb1914bfa6007b99f47ef324b.pdf - Published Version

Download (610kB)

Abstract

Mahasiswa yang mengalami Hamstring Muscle Tightness (HMTs) akan beresiko mengalami Anterior Crusiatum Ligament (ACL), low back pain (LBP), dan juga plantar fasciitis. Salah satu tindakan untuk mengurangi tightness dan meningkatkan fleksibilitas otot hamstring adalah stretching. Active Isolated Stretching (AIS) dan Hold Relax Stretching (HRS) merupakan metode stretching yang berpengaruh untuk meningkatkan fleksibilitas pada otot. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa metode AIS tidak berbeda efektifnya dengan metode HRS untuk meningkatkan fleksibilitas otot hamstring bagi penderita HMTs. Metode penelitian ini adalah true experimental dengan pre and post test group design. Penelitian ini dilakukan selama 3 minggu dan sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa jurusan fisioterapi di Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang yang berusia 18-25 tahun dan berjumlah 23 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok AIS (n = 12) dan kelompok HRS (n = 11). Instrumen pengukuran menggunakan Sit and Reach Test (SRT). Hasil yang didapat dari penelitian ini bahwa hasil rerata kelompok AIS menggunakan SRT sebelum perlakuan sebesar 1,75 cm, Standar Baku (SB) sebesar 4,309 dan sesudah perlakuan sebesar 10,58 cm, SB = 8,005 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti AIS efektif meningkatkan fleksibilitas otot hamstring. Hasil rerata kelompok HRS menggunakan SRT sebelum perlakuan sebesar -0,64 cm, SB = 5,240 dan sesudah perlakuan 9,55 cm, SB = 4,435 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti HRS efektif meningkatkan fleksibilitas otot hamstring. Uji beda kedua kelompok AIS da HRS menggunakan independent t-test didapatkan hasil nilai t = 0,389 dan nilai p = 0,702 (p > 0,05). Hal tersebut menjelaskan bahwa peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada kedua kelompok menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode active isolated stretching (AIS) dan metode hold relax stretching (HRS) sama efektif dalam meningkatkan fleksibilitas otot hamstring pada mahasiswa Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang yang mengalami hamstring muscle tightness (HMTs).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Active Isolated Stretching, Hold Relax Stretching, Hamstring Muscle Tightness, Fleksibilitas Hamstring dan Sit and Reach Test.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/8329

Actions (login required)

View Item View Item