UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Determinan Kematian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Selama Rawat Inap di RSUD Karangasem Tahun 2012 - 2014

I Ketut Duara, dr. I Ketut Duara (2015) Determinan Kematian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Selama Rawat Inap di RSUD Karangasem Tahun 2012 - 2014. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
2d2ec9bb97a872995fa8dbe536d2aa62.pdf - Published Version

Download (105kB)
[img] Archive (BAB I)
7573efdb1e4680f2f85c08e98f71a80a.pdf - Published Version

Download (53kB)
[img] Archive (BAB II)
0937caa8988b24a2a75df30a648e0012.pdf - Published Version

Download (106kB)

Abstract

Angka kejadian BBLR masih tinggi dan termasuk penyebab terbanyak kematian neonatal di negara berkembang. Di Indonesia sampai dengan 30,3% BBLR meninggal pada periode perinatal. Pengumpulan data awal menunjukkan adanya peningkatan kematian BBLR selama rawat inap di RSUD Karangasem tahun 2012-2014 masing-masing sebesar 11,07%, 13,07% dan 14,46%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kematian BBLR selama rawat inap. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan analisis data kohort BBLR yang rawat inap tahun 2012-2014. Data diekstraksi dari rekam medik. Variabel bebas antara lain faktor demografi, faktor pelayanan kesehatan dan faktor klinis. Variabel tergantung yaitu status kematian. Analisis data menggunakan regresi logistik. Angka kematian BBLR selama rawat inap adalah 12,12%. Hanya faktor klinis yang berhubungan independen dengan kematian pada BBLR yaitu peningkatan berat lahir, asfiksia, Respiratory Distress Syndrome (RDS), masalah minum dan pemberian antibiotik. Faktor demografi yaitu tempat tinggal daerah sulit akses dan jenis kelamin laki-laki berhubungan independen dengan kematian bayi berat lahir sangat rendah (BBLSR). Faktor pelayanan kesehatan yaitu periode masuk rumah sakit (MRS) setelah pengembangan PONEK dan rujukan berhubungan independen dengan kematian BBLR preterm 1000-2000 gram. Dalam rangka menurunkan angka kematian BBLR maka perlu ditingkatkan upaya pencegahan kelahiran BBLR dan pelatihan penanganan asfiksia bayi baru lahir, evaluasi pemberian surfactan, pendekatan akses pelayanan kesehatan seperti kunjungan spesialis ke puskesmas dan pendirian rumah sakit pratama di daerah sulit akses serta evaluasi manajemen program PONEK dan sistem rujukan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: BBLR, PONEK, Status Rujukan, Faktor Klinis, Kematian bayi
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/8849

Actions (login required)

View Item View Item