UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA SIMPANG DENGAN METODE TAK BERSINYAL DAN METODE PENGGUNAAN ALAT PEMBERI ISYARAT LAMPU LALU LINTAS (APILL) (STUDI KASUS: SIMPANG JL. ULUWATU-JL. BALI CLIFF-JL. PANTAI BALANGAN)

Anak Agung Gede Sukma Sanjaya, Anak Agung Gede Sukma Sanjaya (2015) ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA SIMPANG DENGAN METODE TAK BERSINYAL DAN METODE PENGGUNAAN ALAT PEMBERI ISYARAT LAMPU LALU LINTAS (APILL) (STUDI KASUS: SIMPANG JL. ULUWATU-JL. BALI CLIFF-JL. PANTAI BALANGAN). Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
5bb3e3e0d0c5250016bf16edb9b7b51b.pdf - Published Version

Download (14kB)
[img] Archive (BAB I)
6cac5a46ea307b556791061d3a574176.pdf - Published Version

Download (16kB)
[img] Archive (BAB II)
ee80470e6f155e0d7f5489b12d1bffd0.pdf - Published Version

Download (16kB)

Abstract

Badung selatan merupakan daerah yang sedang berkembang saat ini. Terdapat banyak objek wisata seperti pantai, tujuan rohani dan pembangunan villa serta resort pada daerah ini. Simpang Jalan Uluwatu-Jalan Pantai Balangan-Jalan Bali Cliff menjadi salah satu simpang yang sering dilewati untuk menuju ke kawasan wisata sehingga menimbulkan potensi terjadinya kemacetan dan kecelakaan karena belum adanya alat yang mengatur arus lalu lintas pada simpang tersebut. Oleh karena itu diperlukan analisis mengenai kinerja simpang pada kondisi saat ini (prioritas) dan membandingkannya dengan penggunaan lampu lalu lintas (APILL). Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari volume lalu lintas dengan metode video survei selama 12 jam, geometrik persimpangan, hambatan samping dan tata guna lahan dengan metode manual survei. Data sekunder adalah data jumlah penduduk yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis kinerja simpang tak bersinyal dan penggunaan lampu lalu lintas dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (Departemen Pekerjaan Umum, 1997). Hasil kinerja simpang prioritas eksisting pada jam puncak pagi diperoleh nilai derajat kejenuhan 0,937, peluang antrian sekitar 35,21%-69,47% dan tundaan rata-rata 16,575 det/smp, pada jam puncak siang diperoleh nilai derajat kejenuhan 0,918, peluang antrian sekitar 33,84%-66,75% dan tundaan rata-rata 15,992 det/smp, pada jam puncak sore diperoleh nilai derajat kejenuhan 0,902, peluang antrian sekitar 32,63%-64,38% dan tundaan rata-rata 15,372 det/smp. Kinerja simpang jika menggunakan lampu lalu lintas dengan 2 fase, 3 fase dan 4 fase pada saat jam puncak pagi, siang dan sore diperoleh nilai IFR ≥ 1 kecuali pada jam puncak pagi dengan 4 fase nilai IFR 0,966 tetapi waktu siklus yang disesuaikan (c) diperoleh 843 detik sedangkan waktu yang layak adalah ≤ 130 detik. Hal tersebut mengakibatkan hasil dari indikator lainnya menjadi tidak sesuai. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa kinerja simpang prioritas lebih baik dibandingkan dengan menggunakan lampu lalu lintas dengan pengaturan 2 fase, 3 fase dan 4 fase.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: kinerja simpang tak bersinyal, simpang bersinyal, fase
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/9110

Actions (login required)

View Item View Item