UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Khazanah Leksikon Lingkungan Alam dalam Dinamika Guyub Tutur Bahasa Using: Kajian Ekolinguistik

Ni Nyoman Sarmi, Dra. Ni Nyoman Sarmi, M.Hum. (2015) Khazanah Leksikon Lingkungan Alam dalam Dinamika Guyub Tutur Bahasa Using: Kajian Ekolinguistik. Doctoral thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
bc94176f914fb245a7554193228d66db.pdf - Published Version

Download (737kB)
[img] Archive (BAB I)
72182eb793ec8804d936316859f4d198.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Archive (BAB II)
375d6e5ce012b6da3d0c48e1bb518b24.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Perubahan lingkungan alam, sosial, dan budaya telah menimbulkan beberapa dampak pada bahasa Using (BU), termasuk pada tataran leksikon lingkungan alam bahasa tersebut, yang mengakibatkan terjadinya dinamika tingkat pemahaman dan penggunaan, kebertahanan, serta pergeseran leksikon-leksikonnya. Adanya perubahan keadaan lingkungan seperti tersebut di atas diprediksi memengaruhi karakteristik BU dan guyub tuturnya. Oleh sebab itu, dirasa perlu untuk diadakan penelitian terkait dengan hal tersebut yang tujuannya dapat dirumuskan, seperti (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk lingual keberagaman leksikon lingkungan alam BU; (2) mendeskripsikan gambaran keberagaman (diversity) leksikon BU yang mewadahi pengetahuan guyub tutur bahasa Using tentang lingkungan alam daratan; (3) mendeskripsikan dinamika pemahaman dan penggunaan leksikon-leksikon lingkungan alam antargenerasi guyub tutur bahasa Using; dan (4) mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan dinamika pemahaman dan penggunaan leksikon lingkungan alam antargenerasi guyub tutur bahasa Using. Penelitian ini didasarkan pada perspektif fenomenologis dengan menerapkan dua pendekatan, yakni pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Responden dari penelitian yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi ini dikelompokan menjadi tiga, yakni usia remaja (15-30 tahun), dewasa (31-50 tahun), dan tua (51 tahun ke atas) yang berjumlah 63 orang dengan 728 leksikon lingkungan alam BU yang berkategori nomina dan verba yang digunakan sebagai sampel. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan empat metode, yakni metode dokumentasi, wawancara, pengamatan berpartisipasi, dan kuesioner (angket). Data yang telah terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif yang selanjutnya disajikan dengan menggunakan metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksikon lingkungan alam BU sangat beragam. Keberagaman tersebut direpresentasikan oleh keberagaman bentuk-bentuk lingualnya, keberagaman berdasarkan kategori kata, cara penamaan, dan relasi makna antara leksikon-leksikonnya. Sementara itu, dinamika leksikon lingkungan alam BU ditunjukkan oleh perbedaan tingkat pemahaman dan penggunaan antargenerasi, kecenderungan dan daya tahan leksikon-leksikon tersebut yang direpresentasikan oleh leksikon yang bertahan, yang mengalami penurunan, yang hampir mengalami kepunahan, dan leksikon yang tergeser yang mencakup leksikon dengan nama tergantikan bahasa lain dan perangkat leksikon dengan fungsi tergantikan entitas lain. Secara kuantitas, kebertahanan leksikon lingkungan alam tersebut ditunjukkan oleh tingkat pemahaman 100% dan tingkat penggunaan 85% - 100% oleh ketiga kelompok responden untuk leksikon generik dan leksikon spesifik yang entitas acuannya memiliki peranan penting dalam kehidupan GBTU. Selanjutnya, leksikon-leksikon yang mengalami penurunan ditemukan pada leksikon-leksikon dengan tingkat pemahaman hampir rata-rata 100% untuk semua responden namun tingkat penggunaannya antara 19%-80% yang diwakili oleh leksikon-leksikon yang entitas acuannya dengan populasi sedikit serta perannya tidak lagi penting dalam kehidupan mereka, yang hampir punah dengan tingkat penggunaan 0%, khususnya di kalangan remaja, ditemukan pada leksikon-leksikon tanaman obat dan leksikon-leksikon spesifik yang entitas acuannya sudah tergantikan oleh entitas lain. Faktor-faktor penyebab terjadinya dinamika leksikon lingkungan alam BU dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni faktor kebahasaan, faktor penutur, dan faktor perubahan ekologi (lingkungan fisik). Dari faktor kebahasaan penyebabnya adalah kehadiran BD lain di wilayah ini sehingga terjadi kontak bahasa. Sementara itu, pengaruh faktor penuturnya adalah adanya perubahan pola hidup GBTU yang terkait dengan perubahan profesi, perubahan pola makan, perubahan konsumsi obat, serta orientasi kebahasaan mereka. Adanya perubahan ekologi (perubahan lingkungan fisik) merupakan faktor lain penyebab terjadinya dinamika leksikon lingkungan alam BU.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: KHAZANAH LEKSIKON LINGKUNGAN ALAM DALAM DINAMIKA GUYUB TUTUR BAHASA USING: KAJIAN EKOLINGUISTIK
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/9215

Actions (login required)

View Item View Item