UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

PEMBERIAN REMISI TERHADAP NARAPIDANA (STUDI TENTANG PELAKSANAAN PEMBERIAN REMISI DI KANTOR WILAYAH HUKUM DAN HAM BALI)

Anak Agung Arix Parmadi, ANAK AGUNG ARIX PARMADI (2015) PEMBERIAN REMISI TERHADAP NARAPIDANA (STUDI TENTANG PELAKSANAAN PEMBERIAN REMISI DI KANTOR WILAYAH HUKUM DAN HAM BALI). Bachelor thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
6953c295af2ec0bb39078763d6efe518.pdf - Published Version

Download (401kB)
[img] Archive (BAB I)
fbd1fbacf6a4135ff5bc399c6728b600.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img] Archive (BAB II)
342357bfcc64a72ea869d22e82f4fb25.pdf - Published Version

Download (340kB)

Abstract

ABSTRAK Negara indonesia adalah negara hukum (rechstaat), suatu pelanggaran terhadap hukum akan diproses oleh lembaga aparatur negara melalui kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan sebagaimana mestinya agar pelaku pelanggar hukum tersebut mendapatkan efek jera dari sanksi perbuatannya, baik berupa sanksi denda, dan pidana pejara. Pidana penjara merupakan salah satu jenis sanksi pidana yang paling sering digunakan sebagai sarana untuk menanggulangi masalah – masalah kejahatan . Penggunaan pidana penjara sebagai sarana untuk menghukum pelaku – pelaku kejahatan . pidana penjara ini semakin memegang peranan penting karena diangap telah menggeser pidana mati dan pidana badan yang dipandang kejam Hasil penelitian yaag dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Hak Asasi Manusia Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia tahun 2009 menyebutkan bahwa untuk mengatasi kondisi LAPAS yang sebagian besar dalam keadaan over kapasitas maka perlu dilakukan perombakan dalam sistem pemidanaan. Penambahan alternatif pemidanaan lain di samping pidana penjara dapat menjadi titik tolak dalam mengatasi over kapasitas sebagian besar LAPAS di Indonesia. Langkah selanjutnya adalah dengan mengefektifkan pemberian hak-hak narapidana yaitu remisi, cuti mengunjungi keluarga, cuti menjelang bebas, pembebasan bersyarat dan hak-hak lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemberian remisi diharapkan pula akan lebih memotivasi narapidana untuk selalu berkelakuan baik dalam rangka mempercepat proses reintegrasi sosial dan secara psikologis pembenan remisi dapat membantu menekan tingkat frustasi sehingga dapat mereduksi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas. Kata Kunci : Remisi dan Lembaga Pemasyarakatan

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Remisi,dan Lembaga Pemasyarakatan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/9678

Actions (login required)

View Item View Item