UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

SEROPREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO BOVINE TUBERCULOSIS (BTB) PADA SAPI DI SULAWESI SELATAN

Anak Agung Putu Joni Wahyuda, Anak Agung Putu Joni Wahyuda (2015) SEROPREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO BOVINE TUBERCULOSIS (BTB) PADA SAPI DI SULAWESI SELATAN. Masters thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
fddc7949758f310cd567673421d0a384.pdf - Published Version

Download (414kB)
[img] Archive (BAB I)
d67d052a6c50777eb9dd99127843ec6e.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Archive (BAB II)
8a73376ce4379e5924cb40c71ed86c69.pdf - Published Version

Download (107kB)

Abstract

ABSTRAK SEROPREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO BOVINE TUBERCULOSIS (BTB) PADA SAPI DI SULAWESI SELATAN Bovine Tuberculosis (BTB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium bovis yang bersifat zoonosis dan tersebar di berbagai benua dan negara di dunia. Arus distribusi manusia dan hewan yang semakin tinggi serta peningkatan jumlah penderita tuberkulosis di negara maju, merupakan fenomena yang ada saat ini. Hal ini terkait, bahwa BTB merupakan penular yang dominan pada manusia. Laporan kejadian BTB di Indonesia sangatlah terbatas, khusus untuk Sulawesi Selatan belum ada laporan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data base seroprevalensi BTB pada sapi yang ada di wilayah Sulsel. Sampel penelitian berupa serum darah sapi yang diambil dari 24 kabupaten di Sulsel dengan rancangan penelitan “Observasional Study”. Penghitungan jumlah sampel ditentukan berdasarkan detect disease (Sumiarto, 2009; Budiharta dan Suardana, 2007; Thrusfield, 1986; Cannon and Roe, 1982) dengan tingkat konfidensi 95%, prevalensi dibawah 1%, besaran sampel yang diperoleh adalah 298. Metode pemeriksaan sampel menggunakan uji ELISA untuk mendeteksi antibodi. Hasil pengujian ELISA menunjukkan bahwa dari 298 sampel hanya ditemukan pada 2 kabupaten yaitu dari Kabupaten Enrekang sebesar 8,3% (1/12) dan Kabupaten Bone sebesar 1,2% (1/82) seropositif. Hasil analisis risk factor melalui kuisioner menunjukkan bahwa, faktor lingkungan khususnya perkandangan, asal bibit sapi, penggembalaan dan status kesehatan pemelihara dapat menjadi peluang penularan BTB. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ditemukan seropositif BTB di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 0,7% (2/298), Kabupaten Bone 1,2%, Kabupaten Enrekang 8,3%. Potensi faktor risiko BTB seperti kandang, asal bibit dan pengembalaan. Sangat perlu dilakukan penelitian tentang BTB lebih lanjut dan starategi pengendalian bagi Pemerintah, mengingat BTB merupakan salah satu pemyakit strategis. Kata kunci : Bovine Tuberculosisi, ELISA, seropositif, seronegatif, seroprevalensi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Bovine Tuberculosisi, ELISA, seropositif, seronegatif, seroprevalensi.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/9754

Actions (login required)

View Item View Item