UNUD Open Repository

UNUD Open Repository provides access and discovery to the University of Udayana publications and digital collections. It contains digitized and digital version of theses, dissertations, research reports, and articles produced by academic communities in this university.

Respon Analgesi, Sedasi, dan Relaksasi Penggunaan Kombinasi Xilasin-Ketamin Secara Subkutan Untuk Pemeliharaan Anestesi Pada Anjing.

Adrin Maruf, Adrin Maruf (2015) Respon Analgesi, Sedasi, dan Relaksasi Penggunaan Kombinasi Xilasin-Ketamin Secara Subkutan Untuk Pemeliharaan Anestesi Pada Anjing. Diploma thesis, Universitas Udayana.

[img] Archive (ABSTRAK)
1eef0a7c1e17447c6f0229cac090ddfa.pdf - Published Version

Download (775kB)
[img] Archive (BAB I)
d95f71add80920f20084313ebf7d1e42.pdf - Published Version

Download (284kB)
[img] Archive (BAB II)
ed376b3dfbe77e92015d64004a52d470.pdf - Published Version

Download (320kB)

Abstract

Saat ini anestesi inhalasi dianggap sebagai anestesi yang paling aman. Namun jika dibandingkan dengan anestesi inhalasi, anestesi umum injeksi lebih ekonomis dan praktis, tetapi anestesinya kurang stabil dan singkat. Sehingga, agar dapat memperpanjang durasi anestesi, digunakan injeksi secara subkutan. Anestesi injeksi yang digunakan pada anjing adalah kombinasi xilasin dan ketamin Kombinasi antara ketamin-xilasin memiliki beberapa keuntungan, yaitu ekonomis, mudah pemberiannya, induksinya cepat, mempunyai pengaruh relaksasi yang baik, serta jarang menimbulkan komplikasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kombinasi atropin, xilasin, dan ketamin dengan 4 kali ulangan. Variabel penelitian yang diukur berupa hilang dan munculnya respon analgesi, sedasi, dan relaksasi pada anjing diberi induksi kombinasi xilasin dan ketamin secara intramuskuler, dan pemeliharaan status anestesi dengan kombinasi xilasin dan ketamin secara subkutan dari menit ke-0 sampai menit ke-120. Berdasarkan hasil penelitian, respon analgesi mulai hilang pada menit ke-15, respon sedasi pada menit ke-17,5, dan relaksasi otot terlihat pada menit ke-12,5. Sedangkan munculnya respon analgesi terlihat pada menit ke 95, Respon sedasi muncul pada menit ke-95. Sedangkan kontraksi otot muncul pada menit ke-87,5. Induksi anestesi dengan kombinasi atropin-xilasin-ketamin dan pemeliharaan anestesi secara subkutan dengan kombinasi xilasin-ketamin dengan dosis 10 mg/kg BB dan 2 mg/kg BB dapat digunakan untuk anestesi pada anjing.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Anestesi umum, anjing, atropin, injeksi subkutan, ketamin, relaksasi, respon anelgesi, sedasi, xilasin
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Mr. Repository Admin
Date Deposited: 07 Jun 2016 24:58
Last Modified: 24 Jun 2016 05:58
URI: http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/9756

Actions (login required)

View Item View Item